Berondong vs Jagung

Ehm, tulisan ini akan memuat hal yang sangat personal sebenernya, dan untuk menulisnya gw perlu keberanian tersendiri. Karena mungkin abis ini respon orang akan “cie-cie” atau sorakan norak lainnya. Tapi whatsoeper lah. Mari dimulai.

Beberapa hari lalu ada teman nanya apakah gw punya kriteria umur dalam mencari jodoh, apakah gw mau sama cowok yang lebih muda. Gw jawab, gada. Sebenarnya kalau boleh memilih sih pengennya dengan yang umurnya ga beda jauh, maksimal 3 tahun lah, tapi semakin dekat semakin baik. Dan untuk urusan lebih muda, gw ga masalah. Hehehe. Hanya menuliskan ini saja membuat gw seolah seperti tante rubah ekor 9 yang ngincer berondong unyu yah? Hahaha.

Well, kan sering tuh ada anekdot, cewe usia kurang dari 25 tahun akan memandang calon dengan pertanyaan “siapa lo?”, cewe usia 25-30 tahun akan bertanya “siapa saya?”, dan setelah 30 tahun, cewe single akan berpikir “siapa aja deh”. Sebenernya ini anekdot ngeselin sih, kesannya cewe-cewe akan kena batunya pada akhirnya. Tapi kalau kata teman gw, cewe yang akhirnya berpikir “siapa aja deh” pada dasarnya bukan lagi banting harga-cuci gudang-obral semurahh-murahnya. Continue reading

Advertisements