Bisnis Sambil Dakwah, Bisakah?

Saya sekarang jualan kaos anak muslim. Sebelumnya tidak pernah menyangka kalau akan menempuh jalan ini. Hehe. Awal mulanya dari teman kuliah yang menawarkan paket keagenan kaos dari brand yang baru mau launching ini. Teman saya adalah salah satu co-founder-nya.

Waktu ditawari, saya mikir berulang-ulang apakah mau gabung atau tidak. Karena saat itu uang saya tidak banyak, untuk jadi modal jualan kaos rasanya mepet banget. Apalagi kalau dihitung-hitung, untung dari penjualan kaos ini rasanya tidak terlalu besar (hitungan saya saat itu). Makanya saya bimbang dan ragu (halah).

Akhirnya saya tetap gabung karena merasa cocok dengan value dari brand kaos ini. Bisnis sambil dakwah. Rasanya ko solehah banget ya saya saat itu, haha, memutuskan akhirnya bergabung karena ada embel-embel dakwahnya. Saya berkata dalam hati, biarlah faktor keuntungan secara finansial tidak terlalu banyak, setidaknya ada keuntungan lain yang bisa didapat. Untung pahala, karena ini tidak sekadar bisnis, ada muatan dakwahnya juga.

Ya, kaos ini memang kaos anak muslim. Desain dari tiap kaos mengandung makna. Misal, “start your day with bismillah”, mengingatkan agar selalu memulai hari dengan nama allah. Ada pula “only eat halal and good food”, menunjukkan bahwa muslim itu semestinya hanya makan yang halal dan baik. Dari situlah saya tertarik. Kaos yang dibuat untuk pasar kelas menengah ini memang tidak sekadar pakaian. Tidak seperti kaos anak bergambar karakter kartun macam ben 10, hello kitty, atau sinetron yang sedang ngetop seperti tendangan si madun. Ada pesan yang disampaikan lewat desain kaos ini.

afrakids

Afrakids 2015

Saat itu juga beredar foto di internet, anak kecil pakai sweater bergambar panda tidak senonoh. Sedih rasanya. Pakaian anak ko gambarnya begitu, orang tuanya ko belikan? Di situ saya merasa kaos anak muslim ini bisa jadi salah satu solusi.

Sweater Gambar Tidak Senonoh

Sweater Gambar Tidak Senonoh

Anak-anak ko gini?

Anak-anak ko gini?

Yang semakin menarik adalah tiap kaos disertai artikel insider. Jadi, untuk tiap helai kaos yang dibeli, disertakan satu kertas berisi penjelasan mengenai desain kaos tsb. Misal, kaos “moslem be honest” akan disertai dengan penjelasan tentang urgensi kejujuran seorang muslim. Diharapkan orang tua membaca penjelasan tersebut dan memahami makna dari kaos yang dipakai anaknya. Cakep kan idenya?

Sebenarnya tidak cuma dakwah yang membuat saya tertarik bergabung sih, hehe, tapi juga ilmu internet marketingnya. Dari tim digital marketing (dm) afrakids (brand kaos anak muslim ini) para agen diajari bagaimana memasarkan produk lewat internet. Saya tertarik untuk dapat ilmunya dan saat itu saya pikir toh ilmu ini bisa digunakan secara luas, ga cuma untuk marketing afrakids saja. Dan benar juga, sampai saat ini ilmu dari tim dm cukup berguna untuk pemasaran online.

Saya baru mulai serius menjalankan bisnis kaos ini beberapa bulan lalu. Karena saya baru punya modal yang cukup sekarang. Bukan hanya modal alasannya, tapi juga karena saya baru sadar bahwa potensi bisnis kaos afrakids ini besar juga. Ternyata keuntungan finansial bisa besar juga kalau memang serius dan kerja keras.

Lumayan, sekarang dengan modal internet, saya bisa tetap mencari penghasilan di rumah. Memasarkan produk sambil rebahan pun bisa. Semoga juga dapat keberkahan dan kebaikan. Harapannya pesan yang ingin disampaikan lewat kaos ini bisa sampai ke anak-anak, orang tua, juga masyarakat luas. Aamiin.

yang tertarik untuk bisnis sambil dakwah ini, bisa join jadi reseller saya, klik http://5alimashop.agenafrakids.com

 

Advertisements

[catatan #19 Ramadhan] Multi Level Pahala

Kemarin pagi saya baca komik karangan Vbi Djenggoten. Ini baru kali pertama saya baca komik beliau dan saya baru tahu ternyata komiknya islami. Komik ini mirip Beni and Mice, hanya saja fenomena yang diangkat dihubungkan dengan fenomena ummat muslim sehari-hari.

Pesan yang disampaikan dalam komik ini sebenarnya menohok sekali. Tepat mengangkat kekeliruan yang terjadi dalam keseharian dan sangat biasa dilakukan dalam masyarakat. Karena kemasannya adalah komik, pesan yang disampaikan jadi lebih ringan, enak dibaca dan tidak terlalu menggurui.

Saya membatin, keren juga nih dakwah lewat komik. Meskipun mungkin kelihatannya sederhana. Tapi sebenarnya, andai pesan-pesan dalam komik ini menyadarkan pembacanya, nilai yang dituliskan sampai, apalagi sampai menggugah untuk dijalankan, wah luar biasa. Tabungan kebaikan bagi si penulis komik.

Sorenya, saya ngobrol dengan ibu saya di jalan. Awalnya karena melihat kucing melintas, kami jadi membahas tentang perlakuan orang kebanyakan terhadap kucing, termasuk bapak saya
“sejak dengar ceramah di masjid, Bapak sekarang jadi Continue reading