Travel in Group

warning: postingan geje

Saya ini suka traveling sebenarnya. Tapi kalau dibandingkan dengan traveler lain sih belum seberapa pengalaman traveling saya. Sejauh ini saya pernah traveling sendirian, berdua, bertiga, atau berkelompok besar. Teman saya maisya farhati pernah bahas di blognya keunggulan traveling sendiri, kelompok kecil, maupun kelompok besar. Masing-masing punya kelebihan dan kekurangan.

Umar ra bilang kita tidak bisa dikatakan kenal pada seseorang jika kita belum, salah satunya, safar/traveling/melakukan perjalanan bersamanya. Mungkin karena biasanya ketika traveling orang jadi kelihatan aslinya, sama ketika kita tinggal bareng seseorang.

555897_417650168357063_810609231_n

Nah, yang namanya keaslian ini ga selalu sama dengan tampilan sehari-hari. Makanya saya pernah bilang, teman baik itu tidak selalu teman traveling yang baik. mungkin sehari-hari kita cocok, orangnya menyenangkan, click, eh begitu jalan bareng baru deh ketemu ketidakcocokannya yang ternyata cukup bikin gesekan besar. Apalagi ini juga berkaitan dengan preferensi pribadi. Misalnya, penyuka wisata belanja akan kurang cocok jalan bareng penyuka wisata alam. Atau orang yang menikmati perjalanan dengan hanya melihat akan kurang cocok jalan bareng orang yang menikmati perjalanan dengan mencoba dan mengeksplorasi segala hal. Saya pernah bete padahal lagi jalan ke salah satu pantai paling indah di indonesia cuma karena teman jalan saya ga enak. Karenanya saya ga mau lagi ambil risiko jalan bareng sekelompok orang yang tidak saya kenal.

Traveling dalam kelompok ini mirip dengan filosofi berjamaah kira-kira. Beban bisa jadi lebih mudah kalau berkelompok, bisa sharing room, sewa mobil atau kendaraan bareng-bareng, dsb. Tapi kita mesti bertoleransi dengan perbedaan, berdamai dalam konflik, kompromi dalam perdebatan, dsb. Dan buat saya ini agak ribet. Hehe. Tanpa sengaja saya ketemu video ini di youtube. Dan pesan di akhir iklannya lucu banget “it’s smarter to travel in groups”

Sebenernya ini tulisan yang mendampingi video, bukan video yang mendampingi tulisan. Geje kan? Iya emang. Heu.

Advertisements

12 thoughts on “Travel in Group

  1. Pesan moral videonya bagus. Bisa jadi bahan presentasi nih soal teamwork. Terimakasih sharing videonya.

    Saya sependapat bahwa teman baik itu tidak selalu teman travelling yang baik. Saya juga merasakan hal yang demikian.

  2. IMO traveling dalam kelompok bisa ngelatih batas toleransi sama belajar sabar. Traveling sendirian, enaknya, bisa lebih tau sejauh mana kempampuan diri masing2

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s