teller bank = pembantu?

ini tulisan ke-sekian gw tentang emak. kalau orang lain nulis cerita haru nan syahdu tentang ibu mereka. beberapa tulisan tentang emak gw adalah cerita tentang kepolosan atau ke-anehan cara berpikir beliau. termasuk yang ini.

suatu malam, kami berdua lagi masak di dapur sambil asik ngobrol tentang seseorang yang kami rasa jarang sekali membantu orang lain.

dan emak gw pun berkomentar “gimana bisa kerja di bank tuh orang”

gw-pun bengong. ga ngerti apa hubungannya membantu dengan kerja di bank. mungkin emak gw ngeh kalau gw ga ngerti kemana arah pembicaraan ini. lalu emak gw melanjutkan kalimatnya

“ada yang bisa saya bantu? kalau orang di bank kan selalu bilang gitu”

 

Hahaha. jadi ternyata maksudnya begitu. bagi emak gw, membantu orang lain adalah kompetensi utama pegawai bank hanya karena beliau selalu ditanya “ada yang bisa saya bantu” oleh teller (juga satpam) kalau datang ke bank.

 

emak gw..emak gw..

Advertisements

7 thoughts on “teller bank = pembantu?

    • justru..nyokap gw ga ngerti itu, makanya gw ketawa. karena sebenernya yang “suka bilang ada yang bisa saya bantu” bukan cuma pegawai bank. hehe. semua yang kerja di pelayanan juga begitu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s