[Resep] Soto Betawi Untuk Pemula

Buat anda yang biasa masak, momen masakan jadi itu udah biasa. Tapi buat seorang awam masak seperti saya adalah hal yang luar biasa. Saking luar biasanya, saya sampai tergelitik untuk menulisnya dalam blog. Hehe. Yang merasa tulisan ini ga penting, mangga pencet ctrl + w aja.

Sebenarnya ini adalah kali ketiga masak yang agak rumit bagi saya. Sebelumnya pempek dan kerang saus padang. Dua-duanya mau ditulis di blog juga tapi belum jadi sampai sekarang. Mungkin suatu hari nanti. Heu. Bukan berarti saya tidak pernah masak sama sekali yah. Udah lumayan banyak ko pengalaman. Tapi untuk yang murni resep baru, yang di rumah ga biasa, ini yang ketiga.

Semua bermula dari ke-mudik-an orang tua saya. Seorang teman bilang “kukira abang ga punya kampung”. Dan saya jawab “bapak. Aku sih ga punya”. Hehehe. Saya lahir dan besar di jakarta, kampung saya ya di jakarta sini. Tapi bapak saya lahir di wonogiri, dan sekarang dia sedang pulang ke kampung halamannya bersama istrinya (emak gw).

Bapak dan mama mudik sejak hari kamis. Selama ini saya makan hasil beli saja. Secara cuma untuk sendiri, males banget kalau masak. Namun hari ini ceritanya saya bersih-bersih kulkas dan menemukan beberapa bahan makanan di sana. Ada daging sedikit di freezer. Di dapur juga ada beberapa butir kentang. Daripada kelamaan ada di kulkas akhirnya sayapun berpikir untuk memasaknya. Mumpung lagi libur kerja, dan 2 hari lalu keponakan saya pulang ke sini, jadi bisa dimakan berdua.

Ketersediaan daging dan kentang membuat saya berpikir untuk membuat semur. Tapi di freezer juga ada parutan kelapa. Di kulkas ada tomat, wortel, dan kol. Sayapun berpikir masakan apa yang kira-kira memerlukan bahan-bahan ini. Akhirnya dipilihlah soto betawi. Hoho. Memang sih wortel dan kol tidak terpakai kalau soto betawi.

begini nih penampakan hasilnya. kurang cantik ya?

begini nih penampakan hasilnya. kurang cantik ya?

Saya ini soto-mania, suka segala jenis soto. Dan bisa dibilang soto betawi adalah salah satu soto favorit saya (lainnya soto banjar). Tapi jangan tanya saya bagaimana masaknya. Saya tidak tahu sama sekali. Tapi jaman sekarang gitu lho, cowok ga bisa masak sama sekali aja bisa bikin cake di hari ulang tahun pacarnya (iklan henpon), apalagi saya yang gabisa masak juga dan ga punya pacar? Haha. Maka seperti biasa, nyalakan laptop, colok modem, dan googling-lah “resep soto betawi”.

Menurut hasil googling dari sini begini resepnya:

Bahan-bahan:

  • 500 gr daging sapi dan jeroan, potong beberapa bagian atau potong dadu
  • 200 ml santan kental dan cair
  • 250 ml susu sapi segar
  • air secukupnya
  • 4 cm lengkuas
  • 2 batang serai
  • 2 cm jahe
  • 2 lembar daun salam
  • 1 sdm mentega

Bumbu yang Dihaluskan:

  • 1 sdm lada, sangrai
  • 1 sdt ketumbar, sangrai
  • 1/2 sdt jinten, sangrai
  • 1/2 biji pala, sangrai
  • 3 butir kemiri, sangrai
  • 5 siung bawang merah
  • 4 siung bawang putih
  • Garam secukupnya

Bahan Pelengkap:

  • Daun bawang, iris halus
  • Kentang yang sudah di goreng, iris kasar
  • Tomat, iris kasar
  • Jeruk limau
  • Emping
  • Kecap manis
  • Asinan acar
  • Bawang goreng

Cara Membuat Soto Betawi:

  1. Didihkan air dan masukan daging dan jeroan bersama potongan jahe dan lengkuas. Rebus hingga daging empuk.
  2. Angkat daging dan jeroan lalu tiriskan. Jadikan air rebusan sebagai air kaldu.
  3. Goreng daging dan jeroan hingga berwarna sedikit kecoklatan. Angkat dan sisihkan.
  4. Tumis semua bumbu yang sudah dihaluskan hingga wangi lalu tambahkan santan cair, susu cair dan mentega hingga tercampur matang. Angkat.
  5. Masukan tumisan bumbu beserta daun salam dan batang serai ke dalam air kaldu, masak hingga wangi dan mendidih. Lalu tambahkan santan kental dan sisa susu beserta potongan daging dan jeroannya.
  6. Setelah matang soto betawi dapat disajikan di atas mangkuk saji bersama bahan pelengkap.

Tapi resep ini tidak semuanya saya ikuti, karena ga semua bahan ada di dapur. Kira-kira begini urutan pembuatan soto betawi versi Ludi tadi.

Pertama, daging sudah saya rebus duluan hanya dengan air, tanpa jahe, lengkuas atau apapun. Saya sekadar merebus tanpa ada niat mau dimasak apa. Ide bikin soto betawi baru muncul setelah daging selesai direbus. Hehe.

Kedua. Catat bahan-bahan yang diperlukan di henpon. Setelah itu di-crosscheck mana yang ada di dapur dan mana yang tidak. Lalu dipikirkan bagaimana mendapatkan bahan yang tidak ada.

Ketiga. Manfaatkan Afaf untuk mengupas dan mengiris kentang. Fyi, walaupun orang tua tidak ada tapi 2 orang kakak saya yang sudah berkeluarga tinggalnya masih satu atap dengan rumah bapak, cuma beda pintu aja, semacam rumah petak gitulah. Nah afaf ini anak abang saya yang tinggal di sebelah, umur 8 tahun kelas 2 SD. Afaf yang malas disuruh tidur siang oleh ibunya dengan senang hati disuruh mengupas kentang. Dan saya baru sadar ternyata sebenarnya dia belum bisa. Euh. Akhirnya demi menyelamatkan kentang itu, saya sendiri yang mengupasnya, afaf yang potong-potong. Saya pilih potongan setengah lingkaran dan agak tebal, bukan potongan dadu. Hasil potongan kentang Afaf tentu saja berantakan, ketebalannya beda-beda. Tapi  sengaja saya kasih dia kesempatan menunaikan tugas perkembangan “industry”. Setelah itu kentang digoreng dan ditiriskan.

Keempat. Lengkapi bahan yang belum ada. Rencana pengen belanja ke supermarket untuk beli tambahan jerohan dan susu segar, tapi ga jadi karena khawatir kesorean. Belanja ke warungpun untuk melengkapi bumbupun tidak. Saya ke rumah kakak di sebelah (rumah afaf) untuk minta bumbu, misal lengkuas, jeruk nipis, daun salam, dan sereh, tapi kakak saya ga punya. Alhamdulillah setidaknya kunjungan itu berbuah daun bawang. Meskipun dibarter dengan kelapa parut. Hehe.

Kelima. Siapkan santan. Kelapa parut di freezer dikasih air panas terlebih dahulu. Saat itu kakak saya yang lain datang, rumahnya agak jauh tapi masih satu RT. Berhubung saya awam dalam dunia masak-memasak, indera penghidu juga kurang baik, saya tanya ke dia itu kelapa parut masih bagus atau tidak. Dan menurut dia “ini mah udah asem”. Yaelah. Padahal bikin soto betawi karena ada kelapa. Kalau tau kelapanya ga bisa dipakai mah bikin semur aja dari tadi. Berhubung saya masih denial, saya tanya kakak yang tinggal di sebelah tadi, dia jawab abstain. Karena tidak mau ambil risiko, kelapa itupun saya eliminasi. Saya pakai inventaris santan instan yang ada satu-satunya di dapur.

Keenam. Siapkan bumbu. Bawang merah, bawang putih, ketumbar, lada, dan garam dihaluskan (sesuai dengan bumbu yang ada di dapur aja). Saat ini afaf muncul lagi, dia saya kasih tugas kupas bawang. Tapi kemudian anak ini ngelunjak, ngotot mau ngulek. Hehe. Akhirnya saya kasih dia ngulek bawang. Hasilnya? Tentu saja tidak halus. Saya yang lanjutin.

Ketujuh. Tumis bumbu sampai matang. Tambahkan mentega kira-kira satu sendok (ini sebenarnya ga wajib). Pas bumbu sudah matang, saya kasih air sedikit (kalau di resep pakai santan cair dan susu, tapi saya kan ga punya).

Kedelapan. Masukkan bumbu ke dalam air kaldu yang lagi mendidih (sambil menumis bumbu saya mendidihkan air rebusan daging tadi, tapi dagingnya sudah diangkat dan ditiriskan, saya juga gatau rasionalnya apa, hehe). Kali ini air kaldunya saya kasih 2 lembar daun jeruk dan jahe yang sudah dimemarkan.

Kesembilan. Masukkan santan. Aduk terus sampai mendidih. Soalnya kalau tidak begitu nanti santannya “pecah”. Sementara itu masukkan juga dagingnya.

Kesepuluh. Cicipi. Hehe. Kalau ada yang kurang tambahkan. Saya kasih tambahan garam, gula, dan kecap manis.

Kesebelas. Ketika hampir diangkat, masukkan potongan tomat dan daun bawang. Ini soal selera sih, saya kurang suka daun bawang mentah, makanya sengaja saya masukkan dalam rebusan kuah ini.

Keduabelas. Angkat dan hidangkan. Gorengan kentang tadi bisa disajikan terpisah bisa juga dimasukan dalam kuah.

Begitulah soto betawi akhirnya jadi.

Testimoni Afaf

“enak banget mah. Aku sampai nambah 2 kali”

Testimoni kakak saya yang tinggal di atas (tidak muncul dalam cerita ini)

“enak De. Aku mau dong diajarin caranya”

Testimoni keponakan yang tinggal di rumah

“santannya kurang kental.

Tapi untuk pemula udah bagus ko”

Lumayan kan? Saya udah berencana, kalau besok dapat daging kurban dari masjid, mau bikin soto betawi lagi. Heheh. Tapi besok mau beli susu sapi dulu biar lebih enak.

Advertisements

4 thoughts on “[Resep] Soto Betawi Untuk Pemula

  1. Ah, kan, tetep keren! Gue jadi pengen icip-icip :9

    cuma lo keliatan banget excited-nya. gw agak terganggu aja dengan banyaknya hehe-haha dalam tulisan ini XD

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s