Terjebak!

Based on true story

Suatu hari, ada 2 orang perempuan, sebutlah namanya Fiona dan Sophia (udah jangan protes) yang sedang menjadi panitian pernikahan temannya. Ketika memasuki waktu ashar, merekapun hendak sholat. Berhubung saat hajatan begitu rumah si pemilik hajat biasanya berantakan dan penuh dan ramai dan sedemikian rupa sehingga sulit rasanya digunakan untuk sholat, maka keduanya memilih untuk sholat di masjid terdekat. Yang mana masjid itu terasa asing buat mereka yang memang tidak berdomisili di kampung tersebut.

Begitu sampai di masjid, merekapun masuk ke tempat wudhu. Fiona, sebelumnya sudah sholat di masjid itu, waktu dzuhur, jadi dia sudah tahu mana tempat wudhu yang untuk perempuan. Tempat wudhunya lantainya basah (tentu saja) maka begitu masuk mereka langsung melepas kaoskaki (tentu saja juga). Tepat ketika mereka masuk, mereka menyadari bahwa di dalam kamar mandi di dalam tempat wudhu itu sedang ada orang.

Berhubung tempat wudhu itu tidak ditulis mana untuk perempuan mana untuk laki-laki, dan seringkali laki-laki menggunakan tempat perempuan, maka Fiona pun menaruh curiga, jangan-jangan yang di dalam adalah seorang laki-laki.

Sebelum cerita ini dilanjutkan, mari kita beralih ke beberapa menit lalu, beralih pada 3 orang laki-laki yang juga menjadi panitia pernikahan tersebut, sebut saja nama mereka Budi, Amir, dan Toto. 3 laki-laki ini juga hendak sholat di masjid yang sama, mereka juga merasa asing dengan masjid tsb. Ketika hendak sholat, ketiganya hendak menggunakan kamar mandi juga. Pertama masuk Budi. Setelah selesai, masuklah Amir, setelah selesai, masuklah Toto.

Budi dan Amir masuk dan keluar kamar mandi tanpa ada halangan apa-apa. Tidak demikian dengan Toto, barulah ia masuk ke kamar mandi, tiba-tiba dia merasa ruangan sedikit lebih gelap, dia mendengar suara dua orang perempuan mengobrol di luar, lalu terdengar suara pintu ditutup.

Fiona berkata pada Sophia, “soph, ini kira-kira di dalem kamar mandi laki apa perempuan ya?â€?. Merekapun diam dan menyimak, dan mulai menbak-nebak. Fiona berbisik lagi, “aku khawatir ini cowo dehâ€?. Demi berhati-hati, fiona menyarankan pada Sophia, “jangan buka apa-apa dulu, takutnya ini cowoâ€?.

Di dalam, Toto mulai menyadari, bahwa di luar ada perempuan hendak wudhu, pintu sudah ditutup, dan dia ada di dalam. Udara kamar mandi terasa dingin, tapi herannya, keringat mengucur deras di keningnya.

Fiona dan Sophia masih menanti dan berharap ada kejelasan, di dalam itu laki apa perempuan. Karena peluang itu laki ataupun perempuan sama besarnya. Tidak lama terdengar bunyi cring cring, seperti logam yang beradu. Fiona bilang lagi “kayanya itu bunyi sabuk, kalau cewe kan ngga mungkin pake sabuk, ini pasti cowo dehâ€?.

Toto yang cemas memilih diam seribu bahasa. Dia memutuskan untuk bertahan di dalam, tidak berisik, tidak mengintip, bersabar, sampai dua perempuan ini selesai berwudhu dan keluar dari tempat wudhu, diapun akan keluar, tanpa si perempuan perlu tahu identitasnya (halah). Dia khawatir, kalau saat itu dia berdiri, dan si perempuan menyadari keberadaannya, keduanya akan berteriak. Keringat, masih membanjiri keningnya. Fyi, kamar mandinya temboknya hanya setinggi leher, jadi kalau dia berdiri kepalanya pasti terlihat, jadi selama dia menunggu, dia berjongkok, sambil tangannya menahan pintu agar tidak terbuka kalau-kalau si perempuan mendorongnya.

Fiona dan Sophia masih menunggu orang yang di dalam mandi keluar, karena mereka malas juga kalau harus keluar dari situ, sudah buka kaoskaki soalnya. Fiona tanya lagi ke sophia “soph, kalau ternyata itu beneran cowo kamu malu ga?â€?

Sophia jawab “ga, soalnya kita berdua, dia tuh yang mestinya maluâ€?. Mereka mulai cekikikan. Sophia bilang “aku udah ga tahan pengen ngakakâ€?

Toto mendengar sedikit percakapan mereka “duh, kalau tau gw cowo kenapa mereka ga pada keluar dulu aja sihâ€?

Fiona dan Sophia akhirnya bosan juga menunggu “ini mah ngotot-ngototan nih, siapa yang akhirnya nyerah dan keluarâ€?.

Fionapun sadar, “soph, dia nungguin kita keluar, kita keluar dulu dehâ€?

Di luar, mereka berdua mendapati si Budi dan Amir sedang tertawa-tawa memandang ke arah mereka. Fionapun sadar “pasti di dalem cowo nih, salah satu teman merekaâ€?

Fiona dan Sophia sudah keluar, tapi si pria di dalam masih belum keluar juga. Fiona pun bilang tanya pada marbot yang pas banget sedang di tempat wudhu sebelah, sengaja dengan suara dikeraskan “pak, ini tempat wudhunya yang buat perempuan yang mana ya? Yang ini kan pak?â€?

Si pak marbot mengiyakan. Melihat si pria belum juga keluar, Fionapun minta tolong ke marbot “pak, kayanya di dalem ada laki-laki nih, dia ngga mau keluar pak, kayanya malu, tolongin dong pak bilanginâ€?

Si marbotpun masuk tempat wudhu, dan mendorong pintunya dengan keras. Sementara pintu yang tadi sudah ditahanpun terbuka juga, si marbot melihat ada laki-laki di dalam

“ini tempat perempuan masâ€?, marbot berkata dengan galaknya.

Fiona dan Sophia tertawa melihat kejadian itu. Budi dan Amir, tentu saja tertawa lebih girang lagi. Dan si Toto, kekeuh belum keluar juga. Hadeeuh.

Dari luar Fiona berkata dengan suara keras “mau nunggu sampai kapan niiiih??â€?

Menyadari bahwa dua perempuan sudah keluar, Totopun berdiri, bermaksud mengintip. Saat berdiri diapun melihat Sophia di pintu luar. Fiona yang melihat kepalanya, menyadari kalau itu Totopun spontan berteriak “gilaaaa, keluar lo buruanâ€?. Merekapun ketawa bareng, Fiona, Sophia, Toto, juga Budi dan Amir.

Di balik layar:

Beberapa menit lalu,Budi dan Amir sedang asik mengobrol, tidak melihat Fiona dan Sophia masuk ke tempat wudhu. Begitu mereka sadar, pintu tepat tertutup. Merekapun kaget “bukannya tadi Toto masih ada di dalem?â€?. Dan merekapun memutuskan untuk menunggu saja, menunggu salah seorang perempuan berteriak begitu menyadari ada Toto di dalam.

Sementara setelah kejadian Fiona dan Sophia juga mengobrol. Sophia bilang “dari awal aku udah firasat kalau itu diaâ€?. Fiona bilang “andai dari awal aku udah tahu, ga usah lama-lama begini, langsung aja kuteriakin “heh Toto, keluar lu buruanâ€?â€?.

Toto validasi pada Budi “tadi lo pake kamar mandi yang mana?â€? “yang ituâ€?. Validasi juga pada Amir, dan mendapat jawaban yang sama. “trus kenapa pas gw make ada cewenya masuk?â€?, “ah, itu lo ga beruntung ajaâ€?

Saat maghrib, Toto masih berusaha membersihkan nama baik “gw punya poto nih Fi, liat, semua yang masuk kamar mandi itu bapak-bapak, berarti gw ga salah kanâ€?, tapi saat mau menunjukkan potonya “aagh, kameranya low batt lagiâ€?. Fiona ketawa penuh kemenangan. Toto tetap kekeuh “pokonya nanti gw aplot deh di fbâ€?.

Advertisements

40 thoughts on “Terjebak!

  1. andiahzahroh said: Hihihi…Untung bukan ceweknya yg kejebak di kanar mandi ๐Ÿ˜€

    perut gw sakit bc komen ini fi…
    Hahahahahahaha1000x

    ijin share ya biar gw tag ke toto-nya.,

    keren jg bwt ktawa2 kalo lg kmpl sm mereka….

  2. sayarbiant said: perut gw sakit bc komen ini fi…Hahahahahahaha1000xijin share ya biar gw tag ke toto-nya.,keren jg bwt ktawa2 kalo lg kmpl sm mereka….

    haha..si Toto kayanya seneng jadi bahan blog gw

    bole bole..btw sap..kayanya waktu dulu pernah nge-add fb gw, ko jadi gada?

  3. pemikirulung said: bukan kejam..tegas dan taktis, hoho

    kenapa gw kasian sama Toto? Karena dia yg jadi bulan2an fiona, sophia, amir, dan budi. Tak ada kisah yg tertuliskan bahwa fiona kesal karena waktu sholatnya jadi tertunda. Hehe… Tapi gw ga jadi kasian sama toto karena dia sepertinya memang (selalu) senang dikasihani. Haha…

  4. akuai said: Karena dia yg jadi bulan2an fiona, sophia, amir, dan budi. Tak ada kisah yg tertuliskan bahwa fiona kesal karena waktu sholatnya jadi tertunda

    enak aja, fiona sama sophia kaga ngebulan-bulanin dia kali, baca teliti neng, dia tuh yang bikin fiona dan sophia repot

    subhanaLLAH ai, solehah benar, melihat dari sisi ibadahnya ๐Ÿ™‚

  5. aishachan said: wah seru juga ya kisahnya dari dua sisi :Dsalam buat fiona sophia yaa :P*ko bukan miiko dan maruko?

    karena aku udah denger versi Toto, langsung dari ybs ๐Ÿ˜€

    salam balik katanya :p

    ga kepikiran neng

  6. azizrizki said: toto polos amat sikluar ya kluar ajapede aja gitu loh

    nah ii-ku sayaaaaang, si Fiona dan sophia juga berharap begitu, waktu kejadian juga Fiona sempet ngomong "keluar aja siiii", tapi Toto-nya udah keburu keringet dingin, hahaha

  7. pemikirulung said: karena aku udah denger versi Toto, langsung dari ybs :Dsalam balik katanya :pga kepikiran neng

    pas habis maghrib di tempat penerima tamu yap?
    aku sempet denger sekilas, emang bener toto moto kamar mandinya?

  8. aishachan said: pas habis maghrib di tempat penerima tamu yap?aku sempet denger sekilas, emang bener toto moto kamar mandinya?

    iya..sebenernya dia udah ngomong lagi pas ketemu di masjid lagi pas maghrib, ngeliat fiona dia langsung bilang "gw punya foto nih", fiona bingung "hah? apaan si pamer-pamer foto", ternyata foto kamar mandi prahara itu, dia motoin pas maghrib, poto-poto bapak-bapak yg masuk ke kamar mandi tsb

  9. aishachan said: pas habis maghrib di tempat penerima tamu yap?aku sempet denger sekilas, emang bener toto moto kamar mandinya?

    halah, tinggal keluar aja gampang, malah perempunnya blm pada wudhu, kan gampang

  10. genkeis said: halah, tinggal keluar aja gampang, malah perempunnya blm pada wudhu, kan gampang

    masalahnya dia gatau pak kalo si perempuannya belum pada wudhu, nungguin dia keluar, jadi dia niatnya keluar setelah perempuannya selesai dan keluar meninggalkan tempat itu, jadi main tunggu-tungguan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s