Di Balik Layar QN ala Pemikirulung

Siapa yang belum tau lomba QN ala Tobie? Atau siapa yang belum tahu kalau saya ikutan lomba QN ala tobie? Atau (yang paling penting) siapa yang belum baca QN ala tobie saya? Hehe.

Saya tidak sedang ingin menjelaskan apa itu QN ala tobie. Lebih lengkapnya berusahalah sendiri dengan membacanya
disini. Saya ingin bercerita tentang pengalaman pribadi saya (tentu saja) dalam mengikuti lomba ini.

Dimulai dari penasaran akhirnya tertarik dengan hadiah yang ditawarkan. Hehe. Akhirnya saya ikutan. Sensasi post QN pertama adalah palpitasi! Hoho. Deg-degan ampun-ampunan euy. Akhirnya setelah QN ke-3 udah bisa tenang pas posting. Tapi tetap saja, sampai posting QN ke-7, QN ala tobie adalah postingan yang membuat saya membaca basmaLLAH berkali-kali sampai postingan itu sukses

Saat memulai QN saya sedang berminat banget nulis tentang kesehatan. Ditambah saya kurang suka membagi memoar terlalu banyak (garis bawah kata terlalu banyak) di MP. Saya juga pecinta kekhasan, saya ingin ada hal yang berbeda di QN tobie saya. Saya ingin QN tobie saya bermanfaat buat pembaca. Akibatnya saya memutuskan untuk menambahkan tema sendiri di QN Tobie saya, yaitu tema kesehatan. Meskipun mungkin tidak sarat dengan ilmu kesehatan atau ilmiah, yang penting bagi saya nyerempet-nyerempet kesana. Ada ilmu yang saya sisipkan di QN ala tobie itu.

Dan sepertinya saat itu saya sedang linglung. Haha. Karena tema QN tobie sendiri adalah kegiatan sehari-hari. Dengan berkomitmen menambahkannya tema kesehatan sungguh itu menyulitkan diri sendiri. Ada berapa banyak kegiatan saya sehari-hari yang ada hubungannya dengan kesehatan? Wuaa..susah bener dah. Makanya saya selalu kesulitan untuk menulis QN berikutnya, kegiatan apa lagi, kegiatan apa lagi yang bisa disambung-sambungin? Pikiran sayapun diajak bekerja keras.

Kalau diibaratkan dengan sebuah padang rumput, maka QN tobie saya berada di pagar pembatasnya, ada di sekitar situ saja, dan kalau saya kepleset sedikit, plung! Saya keluar dari padang tersebut. Begitulah nyarisnya isi QN tobie saya, nyaris tidak sesuai tema juri. Haha.

Tapi setelah membuat 7 QN ini saya merasakan manfaatnya. Meski seseorang bilang ini hanyalah sekedar permainan, yah memang permainan, tapi permainan yang banyak manfaatnya buat saya. Saya bersyukur dan tidak menyesal pernah membuat keputusan sepihak dan mengikat untuk menulis tentang kesehatan. Karena semua ini benar-benar menantang saya, tidak ada 1 QNpun yang saya tulis sebelum (atau sambil) saya membaca. Membaca apa saja, buku, catatan, atau artikel di internet. Untuk memperkaya bahasan, untuk memvalidasi ingatan, untuk mencari jawaban, dll. Sungguh sebuah proses belajar yang asik.

Setelah 7 QN selesai, saya pengen bikin lagi. Hehe. Saya ingin menantang diri sendiri lagi. Tentu dengan tema lainnya. Atau bahkan beneran kegiatan sehari-hari saja mengingat waktu yang sangat mepet. Boleh ikut dilombain ga si? (soalnya beberapa QN yang sebelumnya ditulis dengan “senang-senangâ€?, ga mikirin lomba, hehe)

berikut 7 QN ala Tobie saya..silakan mampir..semoga bermanfaat

QN 1 Mau Pingsan Pun Pilih-pilih

QN 2 Kurus Itu Luka

QN 3 Dari Hollywood Sampai Masjid SMA

QN 4 Mas Adjie said

QN 5 Teman Akrab kita, Nyeri

QN 6 Pemikirulung=Kuda Nil?

QN 7 Perempuan Dilarang Sendawa?

~oya meski menekuni (halah bahasanya) QN Tobie, saya tetap menulis journal..silakan mampir juga

Advertisements

24 thoughts on “Di Balik Layar QN ala Pemikirulung

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s