bahkan flash diskpun punya usia

“tiada ada diantara kita yang kekal selamanya
Semua yang kita nikmati hanyalah sementara
Yang cantik akan pudar
Yang muda akan tua”
(Kita Semua, Raihan)


Dari dulu saya suka sekali dapat buletin. Waktu masih kuliah, bisa dapat buletin gratis banyak sekali karena hampir tiap lembaga punya buletin (atau newsletter), bahkan lembaga tingkatan fakultas dari fakultas lainpun buletinnya bisa “nyangsang” juga di fakultas saya. Selain dapat berita dan info baru, sebuah buletin juga bisa memberikan pengetahuan baru.

Setelah luluspun kalau saya main ke kampus dan melihat ada tumpukan buletin di tempat umum, maka saya akan dengan antusias mengambilnya. Waktu itu pas lagi ada buletin perdanyanya lembaga da’wah FIK. Lumayan, hehe.

Di dalam buletin itu ada rubrik “tips-tips”. Edisi itu mengulas tentang tips merawat flash disk. Dan saya seneng betul dapet info itu. Mungkin kalau anda biasa saja baca tips-tips itu, tapi berhubung saya norak dan banyak ngga tahu-nya, dapat info itu rasanya seperti dapet info yang sangat berharga.

Salah satunya infonya adalah,–mungkin anda semua udah tau, tapi kalau saya tidak (huhuhu)– bahwa flash disk juga memiliki usia. Suatu saat flash disk kita akan mati dan tidak bisa dihidupkan lagi. Usia flash disk berbeda-beda, tergantung kualitas dan merk dari flash disk itu sendiri. Biasanya usia flash disk antara 10.000-100.000 kali proses hapus tulis. Jadi, tips perawatannya adalah, kalau mau flash disk kita awet, minimalisir proses tersebut dan jangan langsung mengedit dari flash disk.

Selama ini saya pikir flash disk itu tidak ada matinya, karena toh dia memang tidak hidup, hehe. Saya tidak pernah tahu bahwa usia sebuah flash disk berhubungan dengan proses hapus tulis. Saya pikir flash disk bisa mati karena rusak, mungkin jatuh, hancur, dipukul benda berat, kena air, dsb. Apalagi flash disk saya yang lama tidak bisa dipakai lagi juga karena memang rusak, sudah kendor tidak mau digeser masuk dan keluar lagi (flash disk yang bukan ditutup itu loh, yang digeser, tahu kan yak?)

Selama ini saya pikir, sebuah benda jika digunakan dengan baik, sesuai dengan ketentuan pemakaian. Tidak jatuh, tidak kena air, tidak kena api, tidak digetok, dan tidak hilang, maka akan terus bisa dipakai. Tapi fakta tentang flash disk ini benar-benar menyadarkan saya bahwa semua hal di dunia ini adalah fana. Bukan berarti saya pikir semua benda itu kekal, karena toh semuanya juga akan berakhir, rusak binasa, hancur lebur, setidaknya saat kiamat.

Kepasbangetan, beberapa hari setelah baca artikel itu, henpon cdma saya tiba-tiba error sendiri. Tidak ada angin, tidak ada hujan, profil-nya suka berubah sendiri. Tadinya disetting profile “diam”, tau-tau “bisa bunyi”. Keanehannya tidak cukup sampai disitu, karena selang 1 atau 2 hari kemudian henpon tersebut tidak bisa dinyalakan lagi. Mati begitu saja, tanpa sebab yang jelas. Kalau henpon punya paru-paru mungkin saya akan menebaknya emboli paru. Berhubung ia tidak punya, maka saya tidak bisa menebak apa-apa, dan saya mencukupkan diri dengan jawaban “memang sudah sampai di ujung usianya”.

Kekal adalah sifat ALLAH SWT dan tidak ada satupun mahluk, atau benda, atau apapaun, di luar ALLAH SWT yang punya sifat serupa. Kematian, akhirnya saya sadar, tidak hanya menimpa mereka yang bernyawa, ternyata flash disk dan henpon juga mengalaminya. Jadi sekarang saya bisa lebih menerima manakala flash disk saya tidak mau ditulisi lagi, kamera saya tiba-tiba tidak mau menangkap gambar lagi, tunggangan saya tidak mau berlari lagi, dan lain-lain, karena itu artinya, memang telah habis masa mereka.

Dan masa kita, kapankah berakhirnya? Ah, tak ada yang bisa jawab bukan? Kalau begitu saya ganti pertanyaannya, sudahkah siap menjemput akhir masa kita?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s