berdagang boleh berdagang

“sampai sekarang pun aku suka sekali ginkgo!!”

Masih ingatkah kawan dulu waktu kuliah saya sering jualan? Macem-macem pernah saya jual, mulai dari donat, lontong, pulsa, pulpen, penghapus, tas selempang, wuih banyak juga ya kalo disebutin gini. Sampe kayanya imej tukang jualan lumayan melekat sama saya. Hehe. Selain karena emang kebutuhan, buat nambah penghasilan, dari kecil saya emang udah suka jualan. Dulu, waktu sd saya pernah jualan stiker, kertas binder, dan entah apa lagi saya ga terlalu inget. Saya juga pernah buka penyewaan buku di rumah. Buku dan majalah disewain ke tetangga-tetangga, bahkan saya kerjasama dengan temen-temen, kumpulin buku yang mereka punya, bahasa kerennya bikin usaha penyewaan bersama. Haha. Meski namanya juga usaha anak-anak, keuntungannya ga seberapa, tapi lumayan bikin senang hati. Padahal kerugiannya juga lumayan, buku dan majalah saya jadi lusuh, robek, bahkan ilang. Satu buku yang paling saya inget telah raib adalah buku cerita anak-anak judulnya “kenakalan-kenakalan baru emil”. Buku cerita terjemahan jerman kalo ga salah.

Kalo ada yang masih inget juga, dulu waktu kuliah, waktu jamannya saya lagi giat banget jualan, saya sering berseloroh “nanti, kalo saya udah jadi orang kaya, jangan pada mainan lift ya kalo maen ke rumah saya”. Itu sebenernya candaan pembelaan diri. Soalnya banyak juga yang suka ngeledekin aktivitas berdagang saya itu. Ya, jadi orang kaya adalah salah satu cita-cita saya, kaya harta tentu saja (juga kaya-kaya yang lain sih, tidak dibahas di sini). Punya rumah dengan lift di dalamnya, tentu saja itu kelebayan semata. Ga segitunya sih, mubazir itu mah. Atau punya rumah dengan landasan helikopter, halaman luas, kaya rumahnya amitabh bachchan di film kabhi kushi kabhi gham. Hoho. Saya mau jadi orang kaya yang sederhana seperti aa gym aja :D. Asal kalian tau kawan, saya pernah masukin id born2rich waktu bikin sebuah akun yahoo, tapi ditolak, udah ada yang pake. Akhirnya saya ganti, born2soleh. Itu juga bagus lah.

Saya ini punya beberapa mimpi. Jarang-jarang saya cerita-cerita dengan gamblang tentang mimpi saya gini di tulisan. Tapi kata seseorang “declare your dream”, jadi biarlah saya declare, biar setidaknya jadi pengingat buat diri sendiri. Salah satu mimpi saya adalah punya brand sendiri. Hoho. Ini terinspirasi awalnya dari komik detektif conan jilid 40. Disitu diceritain tentang cinta pertamanya professor agasa. Seorang cewek, yang akhirnya desainnya menjadi sebuah merk terkenal, namanya Fusae Brand (ada yang pernah baca komik itu?). Saya yang ga bisa ngedesain, jahit, atau kemampuan berkreasi lainnya ini dengan serampangannya berpikir pengen punya brand juga (atas dasar apa coba?!). Heuheu. Ada juga sebuah  iklan di tivi. Di situ diliatin kemudahan bertransaksi antara seorang pelanggan dengan seorang pengusaha. Terus diperlihatkan sebuah toko, rumah keramik kalau ga salah, tempat menjual hasil kreasi si empunya toko yang transaksi berjualannya pake bank yang diiklan itu. Waahh..pengen banget punya toko yang menjual hasil karya sendiri, menjual barang dengan merk sendiri. Pengen. Pengen. Pengen.

Kekurangan saya adalah, dan ini parah, saya kurang keras berusaha mewujudkan mimpi-mimpi itu. Setengah-setengah, makanya ga sukses. Semangatnya naik dan turun. Swing. Seperti bandul, mengayun naik dan turun, naik dan turun, bergantian. Kadang semangat banget, sebentar kemudian males ga ketulungan. Kaya orang bipolar disorder ya?

Di salah satu buku yang saya baca, kisah nyata tentang seorang pengidap manic-depressive disorder, moodnya memang naik turun begitu. Tapi ada yang menarik banget. Ketika dia lagi di periode mania, dia punya energy berlebihan, antusiasme yang sangat dahsyat. Bahkan diceritakan, saking meluap-lupanya energinya, dia pernah sampe lari-lari muterin lapangan parkir malem-malem tanpa tujuan, lari aja gitu. Tapi, ketika sudah depresi, bener-bener kacau, mengurung diri, nangis-nangis, dan keinginan untuk bunuh dirinya besar banget. Hebatnya, orang ini kuliahnya selesai, sampai gelar doctor (kalo ga salah). dia tulis di bukunya begini, meski pada waktu depresi kehidupannya benar-benar kacau, banyak kuliah yang terbengkalai, tapi itu semua tertutup dengan apa yang dia perbuat waktu dia mania. Jadi, waktu dia lagi mania, dia semangat banget ngerjain tugas, paper-paper atau laporannya pada selesai dengan baik. Kalo menurut saya, jadi seperti gali lubang tutup lubang.

Yang saya pelajari adalah, berarti saya juga bisa begitu. Ketika bandul semangat saya lagi di atas, maka saya kerjakan aja apa yang saya bisa semaksimal mungkin. Ini aji mumpung namanya. Jadi nanti ketika bandulnya berada di titik yang rendah, setidaknya saya sudah berbuat sesuatu. Sebenernya ini ga baik. Karena saya sepertinya ga maniac-depressive (a’udzubiLLAH) dan dalam agama saya diajarkan pentingnya istimroriyatul ‘amal, alias amal yang berkelanjutan. Amal yang disukai itu bukan yang bagus atau banyak banget kuantitasnya, tapi abis itu besoknya kosong, kapan-kapan meningkat drastic lagi, abis itu kosong lagi. Ga begitu. Yang baik itu kontinyu; ada terus, meski sedikit.

Tapi setidaknya ini perlu dimulai. Mumpung semangat, dimulai aja dulu. Karena katanya langkah pertama itu paling berat. Di fisika juga gitu kan? Karena ada hambatan dari gaya gesek statis yang nilainya besar. Nanti kalo sudah berjalan gaya geseknya berubah menjadi gaya gesek dinamis yang besarnya tidak sebesar gaya gesek statis. Jadi, ketika nanti semangatnya turun, setidaknya memang langkah yang perlu diayun memang tak sebesar sekarang. Sehingga kemungkinan hal ini akan berlanjut lebih besar. Mudah-mudahan.

Maka, saya mulai jualan di internet. Meski belum mateng, saya sendiri masih banyak bingung. Barang-barangnya juga belum banyak. Pokoknya dimulai dulu. Yang lain diberesin sambil jalan. Mulai dari yang kecil, mulai dari sekarang!

~Meski saya juga belum tau kalo punya brand namanya apa, lambangnya apa. Kalo fusae pake daun ginkgo, apa saya pake daun sirih aja ya? Atau daun singkong? Hehehehe

 

~Note tentang quotation. Itu kata-katanya professor agasa ke fusae di akhir cerita. Menurut saya, ini ending yang sangat keren. Salut buat aoyama gosho.

~crosspost dari fb ke mp, bukan sebaliknya, dengan perubahan seperlunya

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s