xxx Bending Master

Siang itu omaliman terlihat sangat gelisah, keningnya berkerut, tampangnya cemberut. Dia terlihat seperti orang yang menahan kentut.

‘’tak bisa kutunda-tunda lagi, aku harus bisa masuk ke dalam klub mereka. Aku harus bisa membuktikan pada mereka kehebatanku juga”, kata omaliman dalam hati.

Kegelisahan omaliman ini beralasan. Alasannya adalah dia tidak diakui sebagai superhero di negerinya. Mungkin hal ini adalah bukanlah masalah bagi orang lain, tapi tidak bagi omali yang ambisius, cinta popularitas dan haus pujian.

Omaliman merasa dirinya memiliki kemampuan istimewa yang tidak dimiliki orang lain. Bukan kemampuan super hebat, berkekuatan dahsyat dan mematikan, bukan sama sekali. Tapi kemampuannya spesial, tak ada yang punya. Karena berbekal itulah dirinya merasa pantas masuk ke dalam superhero club. Sayangnya, untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Omaliman sudah berkali-kali gagal dalam uji kompetensi superhero. Yang lebih menyakitkan adalah dia selalu gagal di tes terakhir, yaitu tes unjuk kekuatan. Dia lolos di tes pengetahuan umum, potensi akademik, kesehatan, psikotes dan wawancara. Yaya, ujiannya memang mirip-mirip dengan ujian CPNS di Negara Indonesia. Tapi di tes terakhir, omaliman selalu gagal. Bagaikan luka disiram air garam, sudah menyakitkan karena gagal omaliman pun kerap ditertawakan oleh para penguji, superhero yang datang sebagai tim pemantau, bahkan peserta ujian lainnya. Omaliman yang haus pujian itupun merasakan sakitnya dihina, berkali-kali lipat rasa sakitnya daripada kita yang tidak haus pujian ini.

“kalau begitu aku akan mencari guru, yang dapat melatihku mengasah kemampuan istimewaku ini”, begitu tekad omaliman. Diapun berdiri dengan yakin, kerut dahinya menghilang, tampang cemberutnya raib, tapi wajah jeleknya masih ada. Omaliman pergi berkemas.

Apa sesungguhnya kemampuan istimewa omaliman? Nanti akan dibahas.

***

Akhirnya omaliman tiba di sebuah negeri yang jauh, negeri tempat tinggal orang yang diyakininya dapat melatih kemampuannya, negeri avatar. Omaliman pertama kali tiba di Ba Sin Se. Dia mencari Aang sang avatar, pengendali udara terakhir. Karena negeri sudah damai, avatar sudah tidak terlalu dibutuhkan sehingga Aang menjalani kehidupannya sebagai penduduk biasa bersama istrinya, Katara. Dari hasil pencarian informasi didapatkan bahwa Aang saat ini sedang sangat sibuk untuk berkembang biak, alias memperbanyak generasi. Semua ini dilakukan untuk mengembalikan eksistensi sukunya yang telah dibunuh semua oleh Negara api. Aang fokus pada mengurus anak agar suku udara dapat terbentuk lagi. Saat ini Aang tinggal di kuil udara barat.

Di Ba Sin Se Omaliman bertemu dengan Toph, teman sekaligus guru pengendali tanah Aang.

“hei toph, perkenalkan, saya omaliman, saya datang dari negeri para bukan avatar”

“waw..kau datang dari negeri yang jauh sekali, untuk apa kau datang ke sini?”

“aku ingin mencari guru untuk melatih kemampuan pengendalianku”

“waah..ternyata kau pengendali juga, tak kusangka ada pengendali di luar negeri avatar, memangnya apa elemenmu?”, Tanya Toph dengan gayanya yang biasa.

“udara”

“apaaa?”, toph kaget setengah mati, “bagaimana mungkin?! Disini aang adalah pengendali udara terakhir, selebihnya sudah dibunuh waktu Negara api menyerang kuil udara, wah..Aang pasti senang mendengar ada pengendali udara selain dirinya”

“iya, begitulah”, jawab omaliman GR, hidungnya kembang kempis.

“baiklah, aku akan mengantarkanmu ke tempat Aang, tapi sebelum itu, tunjukkan dulu kemampuanmu padaku, aku ingin lihat pengendalian udara dari negeri lain”

Omaliman tiba-tiba jadi salah tingkah, keringat dingin mengucur di sekujur tubuhnya. Rasa kebelet pipispun menjalar.
“mmm..mm..bagaimana ya?”

“kenapa?”

“sebenarnya aku bukan pengendali udara murni”

“apa?! Kau hendak menipuku ya?”, Toph yang agak berandalan itu mulai marah.

“bukan..bukan menipu..tapi tidak sepenuhnya tepat”

“sudah jangan bertele-tele, katakan yang sebenarnya”, kata Toph dengan nada tinggi

“aku ini..pengendali kentut”

“apaaa?!”

Begitulah. Omaliman adalah seorang pengendali, tapi tidak murni. Dia adalah pengendali kentut. Sebenarnya kentut adalah bagian dari gas, tapi omaliman tidak bisa mengendalikan gas keseluruhan. Dia hanya bisa mengendalikan gas tertentu, yakni kentut.

Toph merasa tertarik dengan kemampuan omaliman yang unik ini, akhirnya diapun bersedia mengantarkan omaliman ke kuil udara barat.

***

Sesampainya di kuil udara barat omalimanpun bertemu dengan Aang dan keluarga besarnya. Omalimanpun menjelaskan maksud kedatangannya pada Aang.

“kemampuanmu sungguh spesial, aku baru dengar ada yang seperti itu”, kata Aang

“ya, aku ini memang spesial, apalagi di negeriku, di mana tak ada pengendali selain aku”, kata omaliman, jumawa

“tapi pengendalianmu ini nanggung. Kalau di udara sedang ada kentut, maka kau bisa melakukan pengendalian, tapi kalau tidak, maka kau sama saja dengan orang biasa”

“iya sih, tapi kalau ada kentut di udara kan aku bisa unggul,” jawab Omaliman tidak mau kalah

“memangnya akan selalu ada kentut di udara sepanjang hari? Bagaimana kalau saat kau membutuhkan kemampuanmu sedang tidak ada orang yang kentut di sekitarmu?”

“aku akan kentut sendiri”, kata omaliman ngotot

“semudah itukah?”

“iya”, omaliman menjawab tanpa mikir

“kalau begitu kau coba kentut sekarang”

3 detik, omaliman mencoba kentut tapi tidak bisa.
10 detik.
3 menit.
15 menit sudah berlalu. Wajah omaliman sudah membiru. Pipinya menggembung, nafasnya memburu. Tapi kentutnya tetap tidak keluar.

“ah sudahlah” kata Aang, “kau jangan memaksakan diri, terlalu lama mengedan seperti itu tidak baik, salah-salah kau malah kena wasir nanti”, kata Aang sambil pergi karena bosan menunggu omaliman kentut.

Omaliman terpana. Merasa gagal dan tak berguna. Tiba-tiba Toph datang dengan terburu-buru.

“tunggu Aang, kebetulan aku pengen kentut”

Duut..Tophpun kentut. Angin kentut itu segera ditangkap Aang dan dikendalikan. Akhirnya Omaliman berkesempatan melakukan latihan pengendalian kentut dengan diajari avatar.

Sayangnya, kentut Toph hari itu ternyata yang pertama dan satu-satunya. Entah bagaimana tidak ada lagi orang yang kentut disana. Kalaupun ada, terlepas begitu saja, tidak sempat diambil untuk dibuat latihan omaliman. Akhirnya omaliman yang gampang bosan pun memutuskan untuk pulang ke negerinya.

***

Omaliman pulang bersama Toph. Kali ini mereka pulang melewati jalur yang berbeda, melintasi Negara api.

Saat melewati Negara api, Toph jadi teringat petualangannya dahulu bersama Aang dkk. Toph teringat kenakalannya dahulu bersama Aang dan Sokka. Melakukan penipuan, perjudian dengan bantuan pengendalian bumi miliknya dan mendapatkan uang yang banyak. Toph-pun tergoda untuk melakukannya lagi.

“Omaliman, ayo ikut aku, kita melakukan kesenangan dulu sebentar”

Ternyata omaliman yang pada dasarnya juga nakal, suka melakukan kenakalan bersama Toph, lebih suka lagi melihat banyaknya uang yang mereka dapatkan. Omaliman bahkan menggoda-goda wanita Negara api yang dia lihat. Napsu buayanya muncul. Tak sedikit wanita yang merasa terganggu olehnya.

Perbuatan mereka tercium aparat. Merekapun dijebloskan ke penjara. Meskipun Toph banyak berjasa dalam mewujudkan perdamaian negeri avatar, tapi hukum di sana tidak pandang bulu, yang bersalah akan dihukum, tidak ada mafia peradilan, suap menyuap, dsb.

***

Omaliman dan Toph ditempatkan dalam sel yang terpisah karena mereka berbeda jenis kelamin. Tapi sel mereka bersebelahan jadi Omaliman dan Toph masih bisa berkomunikasi. Penjaranya untuk pengendali, jadi mereka tidak bisa kabur dengan menggunakan kemampuan mereka. Seluruh sel terbuat dari kayu dan kering, sehingga tidak bisa melakukan pengendalian air dan bumi.

Omaliman cemas karena masa tahanan mereka adalah 6 bulan, sedangkan bulan depan ada uji kompetensi superhero.

“kampreeet..”, maki omaliman. “Aku harus segera keluar dari sini sebelum bulan depan, kalau tidak aku harus menunggu 2 tahun lagi untuk diakui sebagai superhero”

“diam kau omaliman, kau masih mending, baru pertama kali ditahan disini”, bentak Toph “sial sekali aku ditahan di sini bersamamu, pengendali nanggung!”

“apa maksudmu?”

“aku hanya mengulang kata-kata Aang, dia sepenuhnya benar. kau ini pengendali nanggung omaliman. Seorang pengendali udara bisa tetap berkelahi meski tangannya dan kakinya diikat, apalagi kalau cuma dikurung seperti sekarang, pasti bisa meloloskan diri, sayangnya kau cuma pengendali kentut. Pengendalian tak berguna”, kata Toph ceplas ceplos.

Omaliman diam, tak bisa menyanggah, kata-kata Toph benar.

“andai aku disini bertama Katara, seperti dulu”

“seperti dulu?”

“iya. dulu aku pernah ditahan di sini bersama Katara, kami dijebak oleh pembunuh bayaran yang disewa zuko”

“bagaimana mungkin kalian bisa selamat? Ah iya, pasti Aang yang menyelamatkan kalian”

“tidak”, kata Toph, “Katara yang melakukannya”

“bagaimana bisa? Sel ini kan kering, tidak ada air sama sekali”

“Katara berlari-lari di dalam sel, sehingga dia berkeringat, aku masih ingat betul kata-katanya waktu itu ‘aku menciptakan airku sendiri’, Katara memang hebat, tidak seperti kau omaliman”, kata Toph sambil menerawang.

Omalimanpun merenung. Memikirkan kata-kata Toph barusan. Pengendali nanggung, tak berguna, dan satu lagi fakta yang sangat berkesan Katara menciptakan airnya sendiri. Tiba-tiba omaliman mendapat pencerahan, dia ingin seperti Katara.

Malam mulai merambat. Omaliman membuka bajunya, menggulung celananya. Dia hanya bertelanjang dada.

“ssss….uuuuhhh”, di malam hari terdengar erangan omaliman.

“omaliman, kenapa kau?”

“tidak apa..aku hanya kedinginan”

Malam berikutnyapun begitu, terdengar suara omaliman yang mengerang kedinginan. Di siang harinya, omaliman meminta jatah makanan Toph yang mengandung gas atau berupa umbi-umbian.

“Toph, berikan ubimu untukku”, selalu begitu setiap jatah pembagian makanan.

Sampai di hari ke 4, Toph baru tau kenapa omaliman selalu kedinginan di malam hari, ternyata karena omaliman tidur tidak pakai baju. Toph juga heran karena omaliman sering meminta jatah makanannya, tapi tidak semua jenis, hanya makanan tertentu saja.

“apa yang kau lakukan sih omaliman?”, tanya Toph.

“aku sedang menciptakan kentutku sendiri”

Dhuuuut. Di hari ke-5 akhirnya omaliman kentut, besar sekali, juga bau sekali sebenarnya, akibat masuk angin dan efek makanan tertentu. Dengan kentutnya itu dia menjebol pintu penjara, serta membebaskan Toph. Omaliman pun bisa segera pulang dan mengikuti uji kompetensi superhero.

Omaliman pulang dari negeri avatar dengan perasaan puas. Meski dirinya tidak seberapa dilatih oleh Aang melakukan pengendalian kentut. Tapi omaliman belajar satu hal. Bahwa selama ini dia salah karena selalu menyalahkan kesempatan. Kemampuannya tidak memuaskan, dia akan sibuk menyalahkan hal-hal di luar dirinya. Dia gagal dan ditertawakan di uji unjuk kekuatan, karena saat ujian dia tidak bisa melakukan apa-apa, tidak ada kentut disana. Orang-orang hanya melihatnya yang berwajah kebiruan, berkeringat, nafas memburu, sedang mengedan berusaha untuk kentut. Sehingga dia sukses menjadi objek tertawaan. Omaliman membenci momen itu dan menghibur diri dengan mengatakan kesempatan tak berpihak padanya. Tapi dia sekarang menyadari, bahwa meski kesempatan kadang tidak datang 2x, ternyata kadangpula kesempatan bisa diusahakan sendiri. Omaliman pulang, dengan sejuta rencana penciptaan kentutnya sendiri.

jangan salahkan kemana arah angin berhembus

tapi berusahalah merubah arah sayapmu

Tulisan ini disertakan dalam lomba fanfic yang diadakan oleh carrotsoup, bagi yang mau ikutan lomba, silakan mampir ke:
http://carrotsoup.multiply.com/journal/item/245/Perlombaan_Omaliman

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s