[tentang MP] Lain Dulu Lain Sekarang

Saya sudah pernah cerita belum sih, pada anda multiply-ers sekalian, di kontrakan multiply saya ini, apa gerangan yang memicu saya untuk membuat blog? Kayanya sih sebenernya udah pernah, jadi maap kalau mengulang. Toh kebanyakan disini contact saya sekitar 1 tahun atau kurang kan? Dan saya lupa pernah nulisnya di entry blog mana. Jadi sepertinya bukan pengulangan bagi anda (udah buruan lung, poci-pocinya kebanyakan).

Beda dengan orang-orang yang sudah melek internet selagi mereka masih abege. Kenal blog selagi masih es em pe. Saya baru tahu kalau ada yang namanya blog di tahun kedua saya kuliah. Itupun gara-gara baca buku kambing jantan. Dan sehabis baca buku itu, saya langsung pengen punya blog. Saya pikir, raditya dikha saja bisa membagi pengalamannya pada orang lain di blog, kenapa saya tidak. Pengalaman raditya dikha saja laku di pasaran, kenapa saya tidak membagi juga pengalaman saya, sukur-sukur kalau “insightful”, mungkin lebih bermanfaat. Begitu. Makanya saya ngeblog. Sampe sekarang. Hampir 4 tahun. Huhuhu.

Masa-masa awal ngeblog, rasanya sangat antusias. Semua dipandang seru. Semua dipandang asik. Ada yang mampir bahagianya bukan kepalang, apalagi ada yang komen. Begitu ada yang komen, langsung saya add. Begitu ada yang nginvite, langsung saya accept (dulu istilahnya mp gitu, accept dan decline, ada yang masih inget ga MPers lama?). Blog saya tidak sedikit yang tidak dihampiri sama sekali. Yang komen cuma 1 atau 2. Tapi layaknya anak kecil punya mainan baru, asik aja cuuuy.

Namanya ngempi udah lebih dari 3 tahun, contactnya juga ganti-ganti. Apalagi pas baru-barunya ada fb, kayanya penghuni mp bedol desa kesana. Kampung sini jadi sepi. Eh pas mp ngikutin fb, ada chat, ada QN, MP jadi agak rame lagi, tapi bukan rame sama tulisan, sama QN. Ah sebal saya. Pasalnya MP bagi saya utamanya ngeblog, bukan cari jaringan. Lha kalo orang-orang udah ga ngeblog, ngapain masih disini?

Setelah saya pikir-pikir, ternyata, kebanyakan pola pikir dan kebiasaan saya waktu ngempi di tahun 2007-2008, masih terbawa terus sampai sekarang. Misalnya, saya tak terlalu ambil pusing dengan komen dan pengunjung. Tahunan ngempi, yang komen cuma sekitar 5 orang, itu aja ganti-gantian. Sementara orang lain, baru sebulan ngempi, komennya ada 200, tapi 195nya OOT. Hehe. Buat saya yang penting sudah disampaikan (masih terus meluruskan niat nih).

Misalnya lagi, saya ngempi ya buat nulis sama baca tulisan orang. Posting, comment, blogwalking, reply comment. Gitu aja, sederhana. Makanya saya pernah sampe terheran-heran, ada contact bilang si ini orangnya TP, si ini gamau ketemu itu, si ini hamil gara-gara si itu, dsb dsb. Saya jadi bertanya-tanya, di belakang MP pada ngapain sih emangnya?

Misalnya tambah lagi, saya memandang ini cuma dunia maya, tak usah dibawa jauh-jauh ke alam nyata. Pernyataan saya yang cukup terkenal (huek) yang ada di dunia maya, biarlah tetap di dunia maya. Tak pernah berpikir temenan lebih jauh dari sekedar saling membaca tulisan. Makanya udah 2 tahun ngempi saya baru nyicipin yang namanya kopdar. Maka ketika orang-orang udah pada sms-an, ketemuan, kirim-kiriman hadiah, saya baru sadar, bahwa hanya amat sedikit sekali contact yang saya kenal. Bahkan saya ini diremove aja ngga ngeh.

Tapi, people changes. Multiply changes. Ternyata pemikirulung juga changes. Ada beberapa yang saya rasa sudah berubah. Termasuk di dalamnya antusiasme, passion saya dalam ngempi, bagaimana saya ber-relationship, bahkan produk tulisan.

Kalau sejak tahun kedua saya mulai males nge-add orang, kebanyakan contact ribet ngurusnya. Tahun keempat saya jadi royal nge-add. Aktif nulis saya add. Tulisannya menarik, saya add. Komennya lugas, saya add. Bahkan mampir ke blog saya berkali-kali, bakal saya add juga.

Saya juga mulai suka ikut kopdar, mulai mengenal contact saya lebih jauh. Mulai tukeran nomer hp, sms, ketemuan, pinjem-pinjeman buku, jenguk-jengukan kalau ada yang sakit, dsb. Saya mulai membawa orang-orang dunia maya ke dunia nyata saya. Kita ini diciptakan untuk saling mengenal bukan? Dan ternyata, banyak orang yang sangat layak untuk dikenal disini. Oya, 1 lagi, kebanyakan contact saya yang sekarang juga seumuran, makanya buat temenan juga asik. Maka kalau dulu contact saya isinya bapak-bapak, ibu-ibu, atau mas-mas, seperti bos iman, mas roel, mas ogie, mas bima, pak syamsul, dan ibu-ibu yang saya kurang kenal. 99% dari mereka hanya saya tau nama dan id mpnya. Sekarang contact saya ada aachan, intan, diah, ii, ai, pyka, dll yang setidaknya saya tahu no hp, umur, dan aktivitas mereka.

Hari ini, saya buka guestbook. Baca-baca pesan lama. Oya, jaman saya bikin akun di mp dulu, belum ada guestbooknya lho. Saya jadi teringat dengan orang-orang lama di MP. Orang-orang yang tidak sedikit saya bahkan tak tahu nama aslinya siapa. Mau tak mau saya bertanya-tanya juga orang-orang itu pada kemana. Apalagi ada yang baik sekali dulu, saya jadi kehilangan. Dulu ada adik kecil, saya seneng deh komen di tempat dia, biar dia semangat nulis, eh suatu hari saya sadar accountnya dicancel. Rasanya kehilangan betul.

Jadi, ketika saya bilang kangen dengan orang-orang lama. Bukan berarti saya mengecilkan teman-teman saya yang sekarang. Ah, mana mungkin begitu. Mana ada contact lama saya yang dengan sukarela mengaku fans atau bahkan istri pertama sampai ketiga. Mana ada yang mau menganggap saya sebagai neneknya, tidak ada. Tapi, kangen dengan suasana dulu, saya pikir yang lebih saya rindukan adalah perasaan saya sendiri. Antusiasme dan passion itu. Yang sudah kurang saya miliki sekarang.

Saya juga kurang setuju ko, dengan mp-ers-mp-ers lawas yang membanding-bandingkan orang dulu dan sekarang. Tiap jaman ada kekurangan dan kelebihannya. Meski orang gonta-ganti akun baru saya temui di jaman sekarang. Hehe. So..go on..go on..lanjut ajalah ngempinya, bersama orang-orang sekarang. Buat contact-contactku, makasi banyak ya

itu kan seninya pergaulan
setiap manusia pasti melalui masa pembelajaran hidup
dan itu bagian dari pembelajaran hidup dee
karena dunia masih sangat luas untuk dee jelajahi
dan ragam macam manusia di dalamnya jg lebih unik lagi
dan menurut gw Allah sedang mempersiapkan dee untuk menjadi lebih besar
(nasihat omali suatu hari)

(ternyata nih tulisan jadi panjang..lanjutannya saya bikin di tulisan terpisah)

7 Agustus 2010

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s