[tentang MP] Lain Dulu Lain Sekarang, part 2

Seperti yang saya kemukakan di tulisan sebelumnya. Multiply changes. People changes. Ternyata pemikirulung juga changes. Termasuk tulisannya.

Iseng-iseng saya buka file draft blog saya, dan saya menemukan ini, ditulis 7 Desember 2009, tidak diselesaikan jadi sebuah tulisan. Saya kutip saja ya..

“Barusan, saya iseng-iseng membaca tulisan lama saya di salah satu blog saya, sebelum saya mengenal multiply. Tulisan sederhana, tentang pengalaman sehari-hari, tanpa memperhatikan kaidah bahasa dan penulisan, begitu biasa, polos dan apa adanya. Tulisan saya di semester 2 kuliah, membuat saya bernostalgia dengan masa itu. Tumpahan rasa saya yang membuat beberapa akhwat senior di kampus meminta maaf kalau bertemu saya, dan kalau ditanya kenapa, ternyata mereka habis baca keluhan saya tentang da’wah kampus di blog. Tulisan yang membuat saya bersyukur telah menumpahkannya di dunia internet, jadi arsipnya tetap ada. Dan entah kenapa, saya begitu rindu untuk menulis “lucu-lucuâ€? seperti itu lagi…â€?

Ternyata, hal ini dirasakan juga oleh aishachan, setelah membaca blog lamanya, ditulis
disini

Ketika aku mencoba membanding-bandingkan tulisan-tulisan aku di mp sama di blogspot, entah kenapa aku lebih suka di blogspot


Apa adanya. Jujur.

Kang wicak juga pernah bilang, waktu saya tanya kenapa sekarang ngeblog di wordpress

“Nge wp skr jd inget pas dulu ngempe


Nulis jg enak�

Kadang, kalau saya baca tulisan-tulisan lama suka aneh sendiri. Bahasanya agak kurang terstruktur. Yang diomongin juga hal sederhana. Kalimatnya jauh dari efektif. Kadang kalo lagi ngga sibuk, saya edit-edit bahasanya biar lebih enak dibaca. Sampe-sampe saya jadi kagum sama mp-ers dulu, mau-maunya main bahkan sampe ada yang komen di tulisan aneh begitu.

Tapi..seperti tadi sudah saya bilang, kadangkala rasa itu muncul. Pengen nulis kaya dulu lagi. Apa adanya. Poci-poci. Ngemeng ya ngemeng aja. Lepas banget gitu. Ternyata yang merasakan seperti itu bukan cuma saya, beberapa blogger lain juga merasakan, menulis ketika awal-awal ngeblog lebih enak. Lagi-lagi, kalau boleh saya menganalisa, itu karena antusiasme dari diri kitanya.

Dan ternyata, ada seorang contact blog saya yang bisa menyadarinya. Kutipan percakapan kami

omali jadi mengingatkan pada masa2 lampau bersama multiply


its a long long time ago


saat ngempi terasa begitu mengantusiaskan

indeed


terlihat keceriaannya koq


eh om


menurut omali, om lebih suka pemikirulung yg mana


yg dulu apa yg sekarang?


pemikirulung.multiply.com


katanya kalo yg dulu lebih terlihat ceria kan?


sekarang butek ya?

ngga juga sih


jelasinnya susah


masalah ‘rasa’ soalnya


baca yg dulu ada ‘rasa’ keceriaan dlm tulisannya


sekarang ‘rasa’ itu kurang muncul


tulisannya sih menurut gw lebih bagus sekarang


lebih sistematis

Elisa, seorang contact lama yang pernah cukup dekat dengan saya, seorang yang pernah jadi pembaca setia saya pernah bilang juga di sms, tanggal 30 agustus 2009 (ketauan deh smsnya belom gw apus sampe sekarang, hehe)

“Tulisan kamu bagus2, di. Makin lama makin berkualitas. Beneranâ€?

Pada akhirnya pilihan ada pada saya. Mau kembali ke yang dulu, atau melanjutkan sekarang. Kalau dulu
bang shofwan, waktu dia masih suka main ke blog ini bilang kalau tulisan saya kocak, bikin ketawa.
Mba ami, menggemari tulisan-tulisan saya karena katanya bisa buat ngakak-ngakak. Sedangkan sekarang banyak yang bilang kalau tulisan saya bernuansa galak. Kata
puput “tulisanmu galak di, komenmu juga galakâ€?. Kata
ii setelah mendengar suara saya untuk pertama kalinya, “ludi ko suaranya begini? Ngga galak kaya tulisannyaâ€?. Kalau saya bilangnya, saya ngga kocak, saya juga ngga galak, saya ini unik, sebagaimana anda, kita semua, hehe.

Tapi saya ini spontaneous, nulis ya nulis aja. Mau pake gaya apa, tergantung mood saat itu. Hehe. Kalau saya pikir, saat ini saya sudah hampir menemukan gaya menulis saya sendiri. Jadi lanjut ajalah, memangnya kita mau mundur lagi? (oke chan?) Di akhir, saya ingin mengutip kata seorang contact baru saya

“izinkan aku melupakan fungsi sosial saat menulis. biarkan tangan ini menuliskan apa saja tanpa memikirkan respon orang lain. karena bagiku, pada jenak-jenak tertentu, menulis adalah aktivitas intim antara aku dgn diriku: membicarakan hidup ini agar senantiasa pantas menjadi kehidupan yg dijalani.â€?

Keep moving forward!!

7 agustus 2010
Advertisements

55 thoughts on “[tentang MP] Lain Dulu Lain Sekarang, part 2

  1. Sebenernya habis menulis tulisan yang abang taruh linknya itu, aku mulai belajar lagi bang. Belajar buat bener2 nulis apa yang kurasakan, dengan bahasa apa adanya. Mungkin kadang aneh, ada yang tulisannya serius tapi ga bagus nulisnya, ada yang duduldudul juga. Makin beragam. Tapi aku suka πŸ˜€
    Karena memang terkadang bukan suasana yang kudu diganti, tapi rasa hehe

    Dan alhamdulillah aku mulai menikmatinuya lagi hehe

  2. “izinkan aku melupakan fungsi sosial saat menulis. biarkan tangan ini menuliskan apa saja tanpa memikirkan respon orang lain. karena bagiku, pada jenak-jenak tertentu, menulis adalah aktivitas intim antara aku dgn diriku: membicarakan hidup ini agar senantiasa pantas menjadi kehidupan yg dijalani.â€?

    *introspeksi

  3. jaraway said: “izinkan aku melupakan fungsi sosial saat menulis. biarkan tangan ini menuliskan apa saja tanpa memikirkan respon orang lain. karena bagiku, pada jenak-jenak tertentu, menulis adalah aktivitas intim antara aku dgn diriku: membicarakan hidup ini agar senantiasa pantas menjadi kehidupan yg dijalani.â€?*introspeksi

    *introspeksi jg*

    merenung…iya…sama ni…sering kehilangan sense karena terlalu banyak pertimbangan, ga seperti waktu awal blogging dulu…huhuhu..:(

  4. jaraway said: “izinkan aku melupakan fungsi sosial saat menulis. biarkan tangan ini menuliskan apa saja tanpa memikirkan respon orang lain. karena bagiku, pada jenak-jenak tertentu, menulis adalah aktivitas intim antara aku dgn diriku: membicarakan hidup ini agar senantiasa pantas menjadi kehidupan yg dijalani.â€?*introspeksi

    suka quote yang terakhir. bergizi πŸ™‚

  5. jaraway said: “izinkan aku melupakan fungsi sosial saat menulis. biarkan tangan ini menuliskan apa saja tanpa memikirkan respon orang lain. karena bagiku, pada jenak-jenak tertentu, menulis adalah aktivitas intim antara aku dgn diriku: membicarakan hidup ini agar senantiasa pantas menjadi kehidupan yg dijalani.â€?*introspeksi

    Aku ga disebut 😦 *putra mode: On πŸ˜€

  6. jaraway said: “izinkan aku melupakan fungsi sosial saat menulis. biarkan tangan ini menuliskan apa saja tanpa memikirkan respon orang lain. karena bagiku, pada jenak-jenak tertentu, menulis adalah aktivitas intim antara aku dgn diriku: membicarakan hidup ini agar senantiasa pantas menjadi kehidupan yg dijalani.â€?*introspeksi

    lebih suka pemikir yg punya karakter…dan terstandar..jadi ga perlu tkt menjadi diri sendiri.C#

  7. jaraway said: “izinkan aku melupakan fungsi sosial saat menulis. biarkan tangan ini menuliskan apa saja tanpa memikirkan respon orang lain. karena bagiku, pada jenak-jenak tertentu, menulis adalah aktivitas intim antara aku dgn diriku: membicarakan hidup ini agar senantiasa pantas menjadi kehidupan yg dijalani.â€?*introspeksi

    lebih suka pemikir yg punya karakter…dan terstandar..jadi ga perlu tkt menjadi diri sendiri.C#

  8. jaraway said: “izinkan aku melupakan fungsi sosial saat menulis. biarkan tangan ini menuliskan apa saja tanpa memikirkan respon orang lain. karena bagiku, pada jenak-jenak tertentu, menulis adalah aktivitas intim antara aku dgn diriku: membicarakan hidup ini agar senantiasa pantas menjadi kehidupan yg dijalani.â€?*introspeksi

    Iya bener bang hehe

    Btw, tulisan abang yang dulu ataupun sekarang aku suka koq πŸ˜€

  9. jaraway said: “izinkan aku melupakan fungsi sosial saat menulis. biarkan tangan ini menuliskan apa saja tanpa memikirkan respon orang lain. karena bagiku, pada jenak-jenak tertentu, menulis adalah aktivitas intim antara aku dgn diriku: membicarakan hidup ini agar senantiasa pantas menjadi kehidupan yg dijalani.â€?*introspeksi

    yap.. saya izinkan menuliskan apa saja tanpa memikirkan respon orang lain.. Silahkan menulis.. tulislah sesuai keinginanmu lud..
    btw :: boleh kenalan dg blognya??

  10. pippoputra said: asiikkkk, disini disebut *dancehehe..tapi bener di, kalo dari segi struktur tulisan, tulisanmu sekarang lebih ‘keren’

    baik kan aku put? hehe

    aah..beneran put lebih keren? baiklah, karena sudah memujiku, nanti namamu kucantumin di blog sebelumnya :p

  11. uchiha17 said: saya izinkan menuliskan apa saja tanpa memikirkan respon orang lain.. Silahkan menulis.. tulislah sesuai keinginanmu lud..btw :: boleh kenalan dg blognya??

    yang minta izin bukan aku mba..si rangga..aku cuma ngutip (apa bedanyah?)

    boleh mba..silakan..blogku ga galak ko πŸ˜€

  12. uchiha17 said: saya izinkan menuliskan apa saja tanpa memikirkan respon orang lain.. Silahkan menulis.. tulislah sesuai keinginanmu lud..btw :: boleh kenalan dg blognya??

    tulisan abang emang bikin ngakak..*inget baca2in tulisannyah abang jaman dulu*
    ktemu langsung ama orangnyah jg bisa ngakak
    =))

  13. luvummi said: tulisan abang emang bikin ngakak..*inget baca2in tulisannyah abang jaman dulu*ktemu langsung ama orangnyah jg bisa ngakak

    Sorry jek, gw kontak lama kalee.. Selama postingan lo ttg tips supaya ga gampang ngantuk πŸ˜€

  14. luvummi said: ngebangun imej baru lg ajah bang :Dgmanapun abang, yang penting aku padamu :))

    baiklah..aku akan membangun imej pemikirulung yang soleh dan bijak..bair cewe-cewe pada suka..aiih..

    aku padamu juga (padamu apaan coba?) :p

  15. pemikirulung said: yang minta izin bukan aku mba..si rangga..aku cuma ngutip (apa bedanyah?)boleh mba..silakan..blogku ga galak ko πŸ˜€

    hohoho… saya hanya mengizinkan ludi.. kan saya bacanya dipostingannya ludi.. ^ ^ *maap ya bang Rangga

    kalau galak mah sudah saya kasih balon… kerumah blognya naik apa ya? senangnya jika diantar kesana * blink blink blik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s