Kepada cucuku, nenek sayang padamu, kepada si eneng, abang say i love u :p

"Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada taqwa" QS 5:8

Katanya, adil itu bukan berarti memberikan sesuatu sama rata, sama rasa pada semuanya. Tapi adil itu adalah memberikan sesuatu sesuai dengan porsinya, sesuai dengan kapasitas dan peran masing-masing lah. Dan, hanya atas dasar aktivitas ceting bersama beberapa orang, saya sedang merasakan telah melakukan sebuah keadilan. hehehe..yaya..saya tau ini aneh, emang lagi aneh juga, hoho.

Saya sedang chat dengan 3 orang, dan saya merasa takjub sendiri melihat window masing-masing chat itu (lagi pake YM nih, jadi tiap orang window-nya beda). 3 orang itu saya kenal dari tempat yang berbeda-beda, dengan latar belakang mereka yang berbeda-beda, proses perjalanan pertemanan kami yang berbeda, serta tentu saja, posisi mereka dalam ruang pertemanan saya yang berbeda pula (wih..kesannya). Tapi sepertinya apa yang saya sebutkan tadi tidak terlalu berpengaruh juga sih dengan apa yang kami bahas via chat, namun begitu mohon ijinkanlah saya menyambung-nyambungkannya meskipun maksa, hehe. Yaya, apa yang saya bahas dengan masing-masing orang tersebut sungguh sangat berbeda topiknya, padahal pelakunya saya-saya juga. Makanya, saya merasa sedang berlaku adil, karena saya tidak membahas topik yang sama pada semua orang, tapi saya membahas hal-hal yang sesuai dengan porsi mereka (aiih..gaya betuul..padahal maah emang tergantung pemicu di awal)

Baiklah..saya ingin menceritakan singkat masing-masing window

window pertama

Bahasannya tentang sepeda, rencana lawan bicara saya untuk memiliki sepeda. Sampai akhirnya tentang kapan saja dia memiliki sepeda, tipe sepeda yang dimiliki sampai fenomena penggunaan motor jaman sekarang. berikut petikannya

cuman pgn sehat aja


oo


ngurangin make motor


sip sip


biar bumi sehat juga


kasian


mentang2 bensin murah kalo pake motor


orang jadi kemana2 naek motor


beli garem ke warung aja naek motor


iye


nyiccil motor jg makin mgampang


huh


walau ttep mahal

window kedua

awalnya cuma salam, kemudian dia menyampaikan sedang chat dengan orang lain, sambil belajar kimia, sampai ujung-ujungnya membahas tentang fenomena pengiriman sinyal-sinyal dari para ikhwan, hueheh, jauh euy..

berikut petikannya juga

Eh, tp apa smw ikhwn itu suka ksh sinyal2 or perhatian y?


ga


ga semua


Tp byk yaa? Haha..


gatau


temen gw yg ikhwan ga banyak


dan mereka ga suka kasih sinyal2 ko


apa emang karena gw yang ga punya antena yaaa






Atau mgkn sinyal2ny emg g dksh bwt lo


udah pinter lo







window ketiga

chatting aneh, cuma beberapa kata, itupun akhirnya membahas cuaca :p

Ludiii!


ya mbakyuu


Begimane bogor?


hujan





begimane depok?


Hujan





Chatting yg aneh

Saya jadi teringat seorang kawan. Seorang kawan saya yang kerap cemburu dengan kawan saya yang lain. Dia merasa saya kurang dekat dengannya, tidak sedekat saya dengan yang dicemburui itu. Dia juga merasa perlakuan saya sedikit berbeda antara ke dia dengan ke si kawan yang dicemburui itu (selanjutnya disingkat dengan SKYDI). Padahal, buat saya, teman-teman saya itu punya posisinya masing-masing. Misalnya ada yang bisa dicurhatin tentang kuliah, ada yang tentang masalah interaksi sosial, ada yang tentang finansial, ada yang bagian penggembira alias ngobrol sama dia udah bikin hati seneng, dsb. Jadi, tidak semua kawan diperlakukan sama, ataupun diajak bicara topik yang sama, masing-masing porsinya lah. Jadi sebuah hal yang wajar bagi saya kalau interaksi saya dengan dia dan SKYDI berbeda, beda substansi, tapi tidak beda esensi.

Hal inipun mungkin banyak terjadi di ranah kehidupan yang lain. Misal dalam hubungan saudara. Ada sibling rivalry. Kakak iri sama adik. Adik merasa ibu lebih sayang pada kakak dsb. Dalam kehidupan kerja, bawahan yang satu, iri dengan bawahan yang lain (udah bawahan, iri-iri-an pula, nasipp). Ataupun di kehidupan pernikahan, antara istri tua dan istri yang lebih tua (jadi semua istrinya udah tua, hehe). Dan pada hemat saya, mungkin jika kita dalam posisi itu, janganlah buru-buru merasa iri hati atau cemburu, karena bisa jadi, si orang yang berwenang tidak sedang membedakan perlakuannya karena ketidaksukaannya, atau kelebihan porsi cintanya, atau ketidakadilannya, tapi bisa jadi sesungguhnya dia sedang berusaha untuk berlaku adil, karena dia sedang memberikan sesuatu sesuai dengan porsinya. Sederhananya seperti yang si ahmad dani contohkan, pengucapan cinta antar istri saja berbeda "kepada istri tua, kanda sayang padamu, kepada istri muda, i say i love u". Jadi jangan karena tidak dibilang i love u sudah misuh-misuh, padahal sudah dibilang aku cinta kamu.

Dan tentunya yang paling penting adalah kita semua tidak boleh lupa, bahwa porsi yang kita dapat, sesuai dengan uang yang kita bayarkan pada kasir restoran. Bagian yang kita dapat itu ternyata erat kaitannya dengan apa yang sudah kita lakukan sebelumnya. Seperti Imam Al Ghazali bilang "barangsiapa yang berjalan akan sampai, barangsiapa yang menanam akan menuai". Jadi, ketimbang kita melanjutkan kesedihan atau kemarahan karena api cemburu, kenapa kita tidak introspeksi dan lantas melakukan perbaikan pada proses berjalan atau menanam kita.

waLLAHUa’lam

~apakah terasa flight of ideas sekali? maap ya, kan saya udah bilang lagi aneh, hehe

~merasa heran sendiri kenapa ujung-ujungnya jadi ngomongin cemburu padahal awalnya hanya pengen cerita tentang chat

~3-3nya chat sama MPers, salah satunya ai (akuai) *si ai minta ditulis namanya* :p

Advertisements

42 thoughts on “Kepada cucuku, nenek sayang padamu, kepada si eneng, abang say i love u :p

  1. yaiyalah..masa yaiyadul?

    assik..dibilang nice..sudah beberapa tulisan lewat dari kategori nice-nya om adam ini, hehe

    terimakasih sudah meluangkan waktu untuk membaca *blogger sopan mode on*

  2. Like this! Gw spakat sama tulisan lo. Adil sesuai porsinya..

    Gw jadi inget, kalo nyokap masak ayam, pasti jatah potongan dada buat kakak gw. Kadang gw pikir ga adil banget. Tapi belakangan gw sadar, kakak gw milih2 dalam urusan makan. Sedangkan gw lebih bijak, hoho.. *intinya pemakan segala šŸ˜€

  3. owh..aiiikuuuu..aku cinta padamuu..apa gw perlu tulis nama nt di blog ini? heheh

    kalo gw, biasa rebutan kulit ayam sama kakak gw, hahah, sampe kalo ada kulit ayam yang lepas dan terapung di kuahnya, gw sama kakak gw berasa dapet jackpot
    *komen ga nyambung*

  4. yaudin gw pasang..gw mah baek sama temen, sering nyebut-nyebut nama MPers lain di blog gw..coba kalo orang, nyebutnya "seseorang" "seorang teman" padahal itu maksudnya gw, huhu
    *banci tampil juga*
    *pamrih juga*

    hehehehe..dududu..lalalala

  5. "Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yatim (bilamana kamu mengawininya), maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi: dua, tiga atau empat." Q.S. 4:3

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s