Tak kenal maka.. tak pantaslah sok tahu (revisi, haha)

“Dalamnya laut dapat dikira, dalamnya hati siapa yang tahuâ€?

Ada ungkapan yang mengatakan “tulisan menggambarkan orangnyaâ€?. Kata-kata ini tidak salah, tapi juga tidak sepenuhnya benar menurut saya. Mungkin, karena meyakini kebenaran dari kata-kata inilah orang cenderung membuat penilaian akan diri seseorang dari tulisannya. Terutama dalam dunia blog, dimana sebagian besar (bahkan hampir semua) interaksi, dilakukan dengan tulisan, dimana pengejawantahan opini, rasa, sikap, persepsi, dari seorang pemilik akun, dituangkan melalui tulisan.

Menilai seseorang dari tulisan yang dia buat, baik di blog, komentar, maupun jawaban komentar, tidaklah salah menurut saya. Akan tetapi jadi keliru pada akhirnya, jika kita merasa sudah mengenal atau bahkan mendapatkan gambaran luas tentang diri seseorang hanya dari tulisannya. Dan, akhir-akhir ini saya baru menyadarinya, bahwa beberapa orang, melakukannya di multiply ini, bahkan mungkin saya juga.

Mudah-mudahan ini hanya kesalahan dari penilaian saya, dan saya membuka peluang lebar-lebar bagi anda yang tidak setuju untuk menyanggahnya. Bahwa kadangkala kita (takut sotoy, apa mending bilang saya aja ya?) cepat menilai seseorang hanya dari tulisannya, di multiply, karena saya memang hanya memperhatikannya disini. Cepat menyimpulkan hanya dari pengamatan sejenak. Saya menilainya begitu dari komen dan blog di sekitar saya (komen dan blog di jaringan saya gitu).

Sebenarnya tidak terlalu masalah sih kalau punya sebuah kesan tertentu terhadap orang tertentu, yah namanya juga manusia, namanya juga interaksi. Tapi yang jadi bermasalah kalau ujung-ujungnya jadi labeling, atau penilaian kita itu sifatnya negatif dan kita sampaikan pada yang bersangkutan dengan cara yang negatif pula, atau bahkan sampai mengambil tindakan tertentu, yang bisa jadi kita sesali nantinya. Karena penilaian awal kita itu belum tentu benar adanya. Tidak melulu penilaian negatif, termasuk pula dalam hal ini penilaian terlalu positif terhadap seseorang.

Bahkan, seringnya interaksi lewat blogpun belum tentu menjadikan anda mengenal blogger lain dengan sebenarnya. Karena dalamnya hati seorang manusia, karena kompleksnya karakter seorang manusia, karena uniknya sebuah mahluk bernama manusia, maka mengenalnya dari interaksi di blog tidaklah cukup. Apalagi ini dunia maya saudara-saudara, dimana salah paham terjadi begitu seringnya. Dimana becanda dan serius seringkali sulit ditemukan bedanya. Dimana seseorang bisa menjelma menjadi ustadz dalam tulisannya, sementara di belakang dia tebar pesona pada kaum hawa. Dimana awalnya santai dan bersahabat bisa berujung jadi konflik dan murka. Dimana seorang perempuan bisa dipanggil abang oleh lebih dari 2 wanita.

Bahkan juga sudah pernah kopi daratpun, belumlah cukup untuk mengenalnya. RosuluLLOH SAW pun mengatakan bahwa untuk mengenal seseorang bisa terwujud setelah menginap, melakukan perjalanan bersama atau terlibat urusan bisnis dengannya (cmiiw). Maka, hanya dari makan bareng di suatu tempat bersama seorang contact, jangan langsung dijadikan data utama bahwa kita telah tahu siapa dia sebenarnya. Tentu yang dimaksud kenal disini adalah kenal yang sebenar-benarnya, bukan sebatas permukaan saja.

Maka, kalaupun anda sudah menilai, kalaupun imejnya sudah terbentuk di ruang pikiran anda, jangan buru-buru melakukan intervensi, selesaikan dulu pengkajian anda dan tegakkan diagnosa dengan benar (bahasanya proses keperawatan banget)

~dan oleh karenanya, jangan hanya karena tahu sebuah fakta bahwa seseorang pernah memecat contactnya, lantas anda mengatakan seolah-olah dirinya tak punya hati, karena itu menyakitkan.

~dan sesungguhnya, andapun tidak mengenal saya, kecuali sedikit saja

Advertisements

59 thoughts on “Tak kenal maka.. tak pantaslah sok tahu (revisi, haha)

  1. fsiekonomi said: *reading**sleepy**likethepost*

    Sepertinya mbak pemi nulis sambil emosi..sepertinya lhooo..
    Sehingga terjadi inkoherensi..terjadi flight of ideas (halah bahasanyaaaa)
    jadi saya nda tau mau komen apa hwhwhw..(saking banyaknya ide)
    Intinya seh,kalo nda mau dinilai ya jangan bikin blog..bukan malah nyalahin komen yang masuk..
    Kalo nda pengen dinasehatin ya jangan umbar permasalahan di quick note..nti giliran dikomenin,dinasehatin,sewot..kan repot..
    Tulis aja dibuku harian,tulis sendiri,baca sendiri dan pastinya bebas komen dan penilaian..
    Selesai masalah to^^

  2. alvast said: Sepertinya mbak pemi nulis sambil emosi..sepertinya lhooo..Sehingga terjadi inkoherensi..terjadi flight of ideas (halah bahasanyaaaa)jadi saya nda tau mau komen apa hwhwhw..(saking banyaknya ide)Intinya seh,kalo nda mau dinilai ya jangan bikin blog..bukan malah nyalahin komen yang masuk..Kalo nda pengen dinasehatin ya jangan umbar permasalahan di quick note..nti giliran dikomenin,dinasehatin,sewot..kan repot..Tulis aja dibuku harian,tulis sendiri,baca sendiri dan pastinya bebas komen dan penilaian..Selesai masalah to^^

    *mencelos*
    yang bawah agak flight of idea, tapi kayanya ga jauh-jauh banget terbangnya, maklumlah, sanguin suka begitu

    iya aja deh *sambil angguk-angguk* *gamau banyak-banyak jawab komen daripada ujungnya jadi "repot"*

    thanx for comment

  3. akuai said: Siapa bilang ga punya hati? Buktinya tulisan ini terasa sekali lahir dari hati.. Aih,, unik sekali sang pemikir ini n_n

    ahaha..berasa sewotnya gw pas nulis ini ya? apa berasa lagi sedih-sedihan? padahal gw nulisnya dalam keadaan bingung menyusun kata-kata

    eh i, berenang yuk *jadi oot*

  4. akuai said: *oot juga*Gw lagi bolak balik LIPI cibinong neh buw.. Kalo mau renang weekend aja n_n

    jyah..weekend kapan? pekan depan gw libur, mumpung libur gitu maksudnya, kalo weekend gw mending tidur atau ngerjain tugas, kalo sepedaan bisa? πŸ˜€

  5. alvast said: Sepertinya mbak pemi nulis sambil emosi..sepertinya lhooo..Sehingga terjadi inkoherensi..terjadi flight of ideas (halah bahasanyaaaa)jadi saya nda tau mau komen apa hwhwhw..(saking banyaknya ide)Intinya seh,kalo nda mau dinilai ya jangan bikin blog..bukan malah nyalahin komen yang masuk..Kalo nda pengen dinasehatin ya jangan umbar permasalahan di quick note..nti giliran dikomenin,dinasehatin,sewot..kan repot..Tulis aja dibuku harian,tulis sendiri,baca sendiri dan pastinya bebas komen dan penilaian..Selesai masalah to^^

    lapor brother nensa..sudah saya edit blognya, entah masih flight of idea atau tidak

    sekali lagi, terimakasih atas komennya

    *membalas komen yang sama 2x* πŸ˜€

  6. alvast said: Sepertinya mbak pemi nulis sambil emosi..sepertinya lhooo..Sehingga terjadi inkoherensi..terjadi flight of ideas (halah bahasanyaaaa)jadi saya nda tau mau komen apa hwhwhw..(saking banyaknya ide)Intinya seh,kalo nda mau dinilai ya jangan bikin blog..bukan malah nyalahin komen yang masuk..Kalo nda pengen dinasehatin ya jangan umbar permasalahan di quick note..nti giliran dikomenin,dinasehatin,sewot..kan repot..Tulis aja dibuku harian,tulis sendiri,baca sendiri dan pastinya bebas komen dan penilaian..Selesai masalah to^^

    Waaahh,kali ini bagus tulisanx sist pemi..
    Commentq jadi nda relevan lg deehh..
    Pasti ngeditnya selepas QL ya?
    Alhamdulillah jadi asoy dibaca^^

  7. alvast said: Sepertinya mbak pemi nulis sambil emosi..sepertinya lhooo..Sehingga terjadi inkoherensi..terjadi flight of ideas (halah bahasanyaaaa)jadi saya nda tau mau komen apa hwhwhw..(saking banyaknya ide)Intinya seh,kalo nda mau dinilai ya jangan bikin blog..bukan malah nyalahin komen yang masuk..Kalo nda pengen dinasehatin ya jangan umbar permasalahan di quick note..nti giliran dikomenin,dinasehatin,sewot..kan repot..Tulis aja dibuku harian,tulis sendiri,baca sendiri dan pastinya bebas komen dan penilaian..Selesai masalah to^^

    hohoh sepakat aja..tulisannya kayak ustaz…hohoh

  8. alvast said: Sepertinya mbak pemi nulis sambil emosi..sepertinya lhooo..Sehingga terjadi inkoherensi..terjadi flight of ideas (halah bahasanyaaaa)jadi saya nda tau mau komen apa hwhwhw..(saking banyaknya ide)Intinya seh,kalo nda mau dinilai ya jangan bikin blog..bukan malah nyalahin komen yang masuk..Kalo nda pengen dinasehatin ya jangan umbar permasalahan di quick note..nti giliran dikomenin,dinasehatin,sewot..kan repot..Tulis aja dibuku harian,tulis sendiri,baca sendiri dan pastinya bebas komen dan penilaian..Selesai masalah to^^

    hmm..
    hmm..memang ya, meski di dunia maya pun, kita tetep harus mempertimbangkan perasaan org lain, yang sudah berstatus teman kita (dgn telah mengapprove atau meng-addnya jadi kontak).

    Kan tiap orang beda2, ada yang dipecat dan mecat santai aja, ada yang kepikiran bgt, "kenapa ya gw dipecat? apa salah gw?" dan buat org2 yang terakhir ini susahnya adalah ketika yang mecat gak ngasih tau faktor apa yang bikin dia dipecat.
    lebih susah lagi karena biasanya orang2 yg termasuk golongan kedua ini tipikalnya orang yang perasa (ya lah, kalo gak mereka akan santai2 aja..)
    makanya asertiveness dibutuhkan. untuk keduanya baik yang dipecat maupun yang memecat.

  9. alvast said: Sepertinya mbak pemi nulis sambil emosi..sepertinya lhooo..Sehingga terjadi inkoherensi..terjadi flight of ideas (halah bahasanyaaaa)jadi saya nda tau mau komen apa hwhwhw..(saking banyaknya ide)Intinya seh,kalo nda mau dinilai ya jangan bikin blog..bukan malah nyalahin komen yang masuk..Kalo nda pengen dinasehatin ya jangan umbar permasalahan di quick note..nti giliran dikomenin,dinasehatin,sewot..kan repot..Tulis aja dibuku harian,tulis sendiri,baca sendiri dan pastinya bebas komen dan penilaian..Selesai masalah to^^

    hm…masih berlanjut rupanya

  10. alvast said: Sepertinya mbak pemi nulis sambil emosi..sepertinya lhooo..Sehingga terjadi inkoherensi..terjadi flight of ideas (halah bahasanyaaaa)jadi saya nda tau mau komen apa hwhwhw..(saking banyaknya ide)Intinya seh,kalo nda mau dinilai ya jangan bikin blog..bukan malah nyalahin komen yang masuk..Kalo nda pengen dinasehatin ya jangan umbar permasalahan di quick note..nti giliran dikomenin,dinasehatin,sewot..kan repot..Tulis aja dibuku harian,tulis sendiri,baca sendiri dan pastinya bebas komen dan penilaian..Selesai masalah to^^

    yup.. baru kenal lewat tulisan jangan sok menilai pribadi orang ya? πŸ˜›

  11. alvast said: Sepertinya mbak pemi nulis sambil emosi..sepertinya lhooo..Sehingga terjadi inkoherensi..terjadi flight of ideas (halah bahasanyaaaa)jadi saya nda tau mau komen apa hwhwhw..(saking banyaknya ide)Intinya seh,kalo nda mau dinilai ya jangan bikin blog..bukan malah nyalahin komen yang masuk..Kalo nda pengen dinasehatin ya jangan umbar permasalahan di quick note..nti giliran dikomenin,dinasehatin,sewot..kan repot..Tulis aja dibuku harian,tulis sendiri,baca sendiri dan pastinya bebas komen dan penilaian..Selesai masalah to^^

    πŸ™‚

    nenek..
    ga dari FB atau MP kita juga bisa tau kok, apa yang sedang terjadi pada "hati" seseorang..
    *didukung dengan sms*
    (pengambilan kesimpulan secara

    sangat
    sotoy)

    hehehehe…
    :p

    aku jd pnegen manggil bangnek(abang-nenek) biar yg manggil abang nambah jd 3.
    wkwkwkwk…

  12. alvast said: Sepertinya mbak pemi nulis sambil emosi..sepertinya lhooo..Sehingga terjadi inkoherensi..terjadi flight of ideas (halah bahasanyaaaa)jadi saya nda tau mau komen apa hwhwhw..(saking banyaknya ide)Intinya seh,kalo nda mau dinilai ya jangan bikin blog..bukan malah nyalahin komen yang masuk..Kalo nda pengen dinasehatin ya jangan umbar permasalahan di quick note..nti giliran dikomenin,dinasehatin,sewot..kan repot..Tulis aja dibuku harian,tulis sendiri,baca sendiri dan pastinya bebas komen dan penilaian..Selesai masalah to^^

    menjadiyanglebihbaik wrote today at 8:22 PM
    aku jd pnegen manggil bangnek(abang-nenek) biar yg manggil abang nambah jd 3.
    ——-
    gimana klo saya jg manggil abang? biar genep jadi 4 gitu πŸ˜€

  13. alvast said: Waaahh,kali ini bagus tulisanx sist pemi..Commentq jadi nda relevan lg deehh..Pasti ngeditnya selepas QL ya?Alhamdulillah jadi asoy dibaca^^

    aahh..senangnya dipuji brother nensa
    setelah kupikir lagi, memang inilah yang sebenarnya ingin kusampaikan
    dan kalau kupikir juga, aku tidak sedang emosi waktu menulis ini, hanya bingung menyusun kata-kata saja

    segala puji hanya bagi ALLAH

  14. adamdesign said: yup.. baru kenal lewat tulisan jangan sok menilai pribadi orang ya? πŸ˜›

    kan MP networking.. ^_^
    semua bisa tumpah di sini
    yang kenal saya juga tau saya gimana, sama ama tulisan yang suka becanda..
    suka bilang "apa"
    paling suka kopdaran ama ibu2 teman2 kecil saya..

    Btw sekarang saya YAKIN klo ID Pemi ini si jeung bukan mas2.. ^_^V

  15. hayawi said: hmm..hmm..memang ya, meski di dunia maya pun, kita tetep harus mempertimbangkan perasaan org lain, yang sudah berstatus teman kita (dgn telah mengapprove atau meng-addnya jadi kontak).Kan tiap orang beda2, ada yang dipecat dan mecat santai aja, ada yang kepikiran bgt, "kenapa ya gw dipecat? apa salah gw?" dan buat org2 yang terakhir ini susahnya adalah ketika yang mecat gak ngasih tau faktor apa yang bikin dia dipecat.lebih susah lagi karena biasanya orang2 yg termasuk golongan kedua ini tipikalnya orang yang perasa (ya lah, kalo gak mereka akan santai2 aja..)makanya asertiveness dibutuhkan. untuk keduanya baik yang dipecat maupun yang memecat.

    iraa..dirimu memang selalu bijak, senangnya kalau kau rajin mampir dan komen dengan bijak begini, hehe *sambil kedip-kedipin mata*

  16. hayawi said: hmm..hmm..memang ya, meski di dunia maya pun, kita tetep harus mempertimbangkan perasaan org lain, yang sudah berstatus teman kita (dgn telah mengapprove atau meng-addnya jadi kontak).Kan tiap orang beda2, ada yang dipecat dan mecat santai aja, ada yang kepikiran bgt, "kenapa ya gw dipecat? apa salah gw?" dan buat org2 yang terakhir ini susahnya adalah ketika yang mecat gak ngasih tau faktor apa yang bikin dia dipecat.lebih susah lagi karena biasanya orang2 yg termasuk golongan kedua ini tipikalnya orang yang perasa (ya lah, kalo gak mereka akan santai2 aja..)makanya asertiveness dibutuhkan. untuk keduanya baik yang dipecat maupun yang memecat.

    @pippoputra

    ga juga sih put, tapi pengen menyampaikannya aja
    (emang apaan yang berlanjut?) :p

  17. pemikirulung said: hah? masak sih?

    seseorang dikenal dari tulisannya dan dari replyannya, Mba.
    Jangan salahkan orang jika memanggil id Mas atau abang.
    Kan harusnya intropeksi bahwa ada yg salah atau tidak jelas di HS yg menggambarkan siapa dibalik id ini [wanita kah atau lelaki kah?]
    Meskipun dunia maya dilingkupi kesemuan, itu tergantung orang dibalik id itu.
    Jika memang niatnya hanya main-main atau lagho kan bisa ketahuan di reply-an dan postingannya.
    Seperti itulah, inamal ‘alamu bin niyat.
    Niat kita nge-Mp-i apa?
    Itu yg harus terjawab agar punya tujuan yg jelas dan bisa tergambarkan dari postingan2nya.
    Maaf. Ukhuwah itu indah, krn ISLAM mengajarkan ukhuwah yg indah, bukan semu dan kamufalse.

  18. jsattaubah said: seseorang dikenal dari tulisannya dan dari replyannya, Mba.Jangan salahkan orang jika memanggil id Mas atau abang.Kan harusnya intropeksi bahwa ada yg salah atau tidak jelas di HS yg menggambarkan siapa dibalik id ini [wanita kah atau lelaki kah?]Meskipun dunia maya dilingkupi kesemuan, itu tergantung orang dibalik id itu.Jika memang niatnya hanya main-main atau lagho kan bisa ketahuan di reply-an dan postingannya.Seperti itulah, inamal ‘alamu bin niyat.Niat kita nge-Mp-i apa?Itu yg harus terjawab agar punya tujuan yg jelas dan bisa tergambarkan dari postingan2nya.Maaf. Ukhuwah itu indah, krn ISLAM mengajarkan ukhuwah yg indah, bukan semu dan kamufalse.

    betul..tapi saya ingin beritahu, saya tidak sedang menyalahkan orang lain yang memanggil saya mas atau abang sama sekali, dan ini bukan bentuk kepura-puraan

    insya ALLAH sayapun menghendaki kebaikan dari aktivitas bermultiply ini, dan saya banyak menemukan ukhuwah yang indah di dalamnya

  19. jsattaubah said: seseorang dikenal dari tulisannya dan dari replyannya, Mba.Jangan salahkan orang jika memanggil id Mas atau abang.Kan harusnya intropeksi bahwa ada yg salah atau tidak jelas di HS yg menggambarkan siapa dibalik id ini [wanita kah atau lelaki kah?]Meskipun dunia maya dilingkupi kesemuan, itu tergantung orang dibalik id itu.Jika memang niatnya hanya main-main atau lagho kan bisa ketahuan di reply-an dan postingannya.Seperti itulah, inamal ‘alamu bin niyat.Niat kita nge-Mp-i apa?Itu yg harus terjawab agar punya tujuan yg jelas dan bisa tergambarkan dari postingan2nya.Maaf. Ukhuwah itu indah, krn ISLAM mengajarkan ukhuwah yg indah, bukan semu dan kamufalse.

    pemikirulung wrote on Jan 23
    adamdesign said
    yup.. baru kenal lewat tulisan jangan sok menilai pribadi orang ya? πŸ˜›
    iya..tapi aku sendiri sudah sok menilai om adam, hasil penilaianku, om adam orang baik, jangan langsung kuyakini ya? :p

    ——–

    iya, besok aja klo udah safar bareng, udah bisnis bareng n udah nginep di tpt saya saja

    *hiyaa bletak, maksudnya dam?*

  20. doabatudanairmata said: haaaaaah!!!!!!!!! curang!!!!!!!!!! gw mau brenang……ayo apa lud!!!!ko tdk mengajak dakuw…… :(((((( .gw oke hr apa aj, asal stelah sertiam :))) wwkwkwkw

    ini mah siapa yang mampir kesini ya gw ajak, berhubung nt ga mampir ga gw ajak, tapi setelah nt mampir begini, gw ajak juga ko (ribet ya bahasanya) :p

  21. carrotsoup said: santai aja, jadi org ga punya hati kan enak… enak krn ga akan pernah sakit hati.. ^^

    "Kubenci kau dengan tulisan…Kutulis semua kecewa…Dan rasa marah yang kuberi…Kutulis untuk melukiskan…Tapi kau tak hiraukan…Kamu bilang itu hanya tulisan…Yang jika dicoret, tidak kelihatan…Dan hilang dari pandangan…Ketahuilah, Walaupun itu hanya wujud yang di tuliskan…Itu bukan sebuah karangan dari pikiran…Tapi pernyataan hati yang mendalam"

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s