P..P..P..Pemikirulung..Pemikirulung..

~sudah berencana untuk memulai nulis lagi, berbahagialah MP, salah satu penulis yang paling produktifnya sudah kembali…

~dimulai dari yang ringan-ringan dulu..(aaaghh ringannya gw gitu? ga penting nian biasanya)

Untung keparahan saya sebagai "korban iklan" tidak terlalu berat, kalau tidak mungkin Kit Kat akan sangat dekat menemani hidup saya.

Momen "c..c..charlie..charlie.." sering menimpa hidup saya. Seinget saya, saya tidak pernah hanya menyebutkan nama 1 kali kalau berkenalan dengan bahasa lisan. Baik nama depan maupun nama tengah kecuali orang yang berkenalan dengan saya memang tidak mau ambil pusing dengan siapa nama saya sebenarnya.

Perkenalan kaya begini sering banget terjadi

Orang laen: xxxx (nyebutin namanya)

Pemikirulung: Ludi

O: hah? Rudi?

P: (emang gw mirip koki?) Ludi *berbicara dengan lebih jelas*

O: Budi?

P: (kok kaya pelajaran membaca waktu SD?) Ludi

O: Judi?

P: (what?! itu mah lagunya bang roma)

Atau perkenalan lain

Orang laen: xxx (sebutin namanya)

P: Pemi

O: Feni?

P: Pemi

O: Peni?

P: Pemi

O: Femi?

P: Pemi

O: Pemi?

P: *bingung dan sejenak hilang ingatan siapa nama diri sendiri*

Kalau tatap muka, tanpa hijab, masih sedikit terbantu, soalnya saya kadang menggunakan isyarat tangan dengan teunjuk dan jempol yang membentuk huruf L, atau 3 jari tengah yang dibalik menunjukkan huruf M. Yang lebih merepotkan adalah via telepon

P: bisa bicara dengan xxxxx?

O: dari siapa?

P: pemi

O: Feni?

P: Pemi

O: Reni?

P: *gamau perpanjang kalam dan sayang dengan pulsa yang digunakan*

ya udah Pak, itu juga boleh, iya udah Reni juga gapapa..

(Di belakang ada kakak yang ketawa bahagia sambil berkomentar "hahaha..dodol banget lo De")

Sebenarnya saya berencana ganti panggilan lagi setelah masuk dunia kerja nanti. Saya pernah melakukannya di kampus dan berhasil. Rencananya saya mau ganti dengan Aflaha yang artinya mendapatkan keuntungan yang banyak. uhuii..uhui..asik kan? sayangnya nama itu sudah dipake toko obat di bilangan kalisari. Pilihan kedua adalah Lathifah yang artinya lembut, sesuai sekali dengan karakter yang melekat pada diri saya. Hahaha

*abis bikin kartu berobat baru kemarin dan si mba-mba bagian pendaftaran menulis nama saya dengan "MEMI"* haugh..haugh..boleh juga sih MEMIkirkan nasib wong cilik, gyahahaha

Advertisements

31 thoughts on “P..P..P..Pemikirulung..Pemikirulung..

  1. akuai said: Eh,di.. Kita kenalan dimana yaa? Di telepon, di jalan, ato di balik hijab? Ahaha.. Yang terakhir mungkin ga yaa 😀

    di danau belakang MUI, di situ pertemuan pertama kita..

    btw tamia kalo ketemu gw di MUI cuma punya 1 kata "heh rijal, tempatmu di bawah!!" atau "eh rijal, sana ke seberang hijab!!" hahahaha

  2. penjelajahsemesta said: Ludi dan Pemi tuh panggilan unik, makanya kurang familiar di telinga manusia..Gak tau klo di telinga jin..

    tapi dalam beberapa tahun ke depan, nama ini akan lebih terkenal dan banyak dicari lewat google (sekarang aja udah banyak),

    perkara jin nanti saya tanya ke mbahcarrot sama madamdingding yang biasa praktek dulu

  3. pemikirulung said: ka imaaaaaannnnnnnn!!!!!!apa yang sudah kau lakukan terhadap

    cucu
    adik ku? huhuhu(bahkan orang yang semula bilang aku kerenpun sudah beralih)

    ooh..
    mau keren??

    oke..

    …………………………….PEMI…………………………….

    WUIHH!!

    ………..KEREN……….

    nah, udah kan noh.
    ^^

  4. pemikirulung said: cuma punya 1 kata "heh rijal, tempatmu di bawah!!" atau "eh rijal, sana ke seberang hijab!!"

    itu bukan 1 kata,,tapi satu kalimat..
    bahkan ada 2 kaliamat tuh..
    *mulai ketularan pak mod untuk ga fokus baca comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s