Cerita Lucu Dooong…

[Hanya sekedar postingan ngga penting gue yang lain..]

Beberapa hari yang lalu (udah agak lama juga, udah hampir 2 pekan), saya ikutan roadshow kandidat ketua BEM di sebuah fakultas. Sebenarnya sudah lama saya ingin sekali melihat roadshow di fakultas lain, tapi baru hari itu kesampaian. Saya cuma mau cerita satu pertanyaan audiens ke pasangan calon kandidat (waktu itu yang tersisa tinggal 1 pasang, yang lain sudah pada pulang), tanpa diduga si mas-mas audiens tiba-tiba meminta kandidat untuk melucu “cerita lucu dong, bikin kita ketawa”, katanya. Kemudian si kandidat wakil berceritalah. Sayangnya ceritanya tidak lucu menurut saya, dan (sepertinya) juga menurut para audiens. Tapi, demi menghormati usaha kandidat, audiens tertawa juga.

(eh..kok kayanya postingan ini mengarah ke ngomongin orang ya? kalo gitu gue agak ubah haluan sedikit)

Pernah ngga meminta seseorang untuk cerita lucu? atau pernah ngga diminta cerita lucu? Dulu saya suka cerita lucu ke orang lain, cerita yang saya baca, terus saya bagi ke teman. Pernah juga waktu di kelas, ngga ada kerjaan, terus ada anak inisiatif ambil mic, dan nyuruh teman-teman di kelas gantian cerita lucu. Entahlah ini budaya orang Indonesia atau bukan, tapi kalau orang afghanistan, mereka punya kebiasaan bertukar cerita lucunya Mullah Nashruddin, di Indonesia cerita lucunya dibukukan dengan judul “Humor Sufi”.

Sebenarnya saya yakin kita semua sebenarnya punya simpanan cerita lucu, apalagi sepertinya humor jadi dagangan yang cukup laris di Indonesia terbukti dengan banyaknya acara komedi di tipi-tipi. Email-email forward-an juga seringkali isinya cerita-cerita lucu. Tapi kalau diminta cerita, belom tentu langsung serta merta keluar, mikir dulu, terus abis itu jawab “ngga tau ah”. Sampai saat ini baru ada 1 teman yang kalau diminta “cerita lucu dong” maka tanpa ba-bi-bu langsung mengalirlah cerita lucunya dari jari-jarinya, tanpa bertanya balik “emang kenapa si Pe?”, atau minta waktu “mikir dulu ya Pe”. Salah satu alasan yang sering membuat orang enggan bercerita lucu adalah “takut jayus ah, entar malah tidur lagi yang dengerin”

Kalau saya diminta cerita lucu, saya juga belom tentu bisa, paling akhirnya keluar teka-teki, yang sampai saat ini masih saya anggap lucu “ayam apa yang ngeselin?”

Eniwei..saya mau kasih satu cerita Mullah Nashruddin yang paling saya ingat..
Suatu hari Mullah hendak menyebrang jembatan, ternyata ada 3 orang buta yang juga hendak menyeberang. 3 orang buta tersebut meminta tolong pada Mullah untuk menyeberangkan mereka, tidak lupa memberi upah 5 dirham untuk menyeberangkan 1 orang.
Mullahpun bersedia dan mulai menyeberangkan orang buta tersebut satu persatu. Sampai pada orang buta ke3, terjadi kecelakaan, orang buta ke3 jatuh ke sungai. Byuur..suara air sungai terhantam badan si buta. Dua orang buta yang sudah sampai pun bertanya pada Mullah “suara apa itu”, “ooh cuma uang 5 dirham yang jatuh ke sungai”, jawab Mullah enteng.
(lucu ngga?)

Atau, cerita lucu lain (tapi maaf ya agak ngga salimul aqidah nih hehe)

Kendaraan Di Surga

Tiga pria meninggal dan masuk surga.

Surga mempunyai peraturan bahwa setiap orang baik jahat maupun orang baik akan mendapat kendaraan yang pantas dengan perbuatannya.

Lelaki pertama tiba dan malaikat bertanya, “Berapa tahun kamu menikah?” Jawab lelaki pertama, “20 tahun” “Berapa kali kamu mengkhianati istrimu?” Jawab lelaki pertama, “5 kali” “Baiklah,” jawab sang malaikat, “Kamu boleh masuk tapi hanya mendapat Kijang”

Lelaki pertamapun berlalu dengan Kijangnya.

Berikutnya adalah lelaki kedua. “Berapa tahun kamu menikah?” Jawab lelaki kedua, “30 tahun” “Berapa kali kamu mengkhianati istrimu?” “2 kali” “Lumayan… Kamu pantas mendapatkan BMW”

Tibalah kini lelaki ketiga dan malaikatpun mengajukan pertanyaan yang sama yang di jawab si lelaki ketiga, “50 tahun” “Berapa kali kamu mengkhianati istrimu?” “Tidak pernah” “Luar biasa! Ini kunci untuk Ferrari”

Suatu hari, tatkala lelaki pertama dan kedua tadi tengah mengendarai
mobilnya, mereka melihat lelaki ketiga duduk di tepi jalan sambil menangis.

Mereka menghampirinya dan bertanya “Ngapain kamu nangis? ga’ puas sama Ferrari ?”

Jawab lelaki ketiga sambil mengusap air matanya, “Tadi aku berpapasan dengan istriku yang sedang naik sepeda”

sumbernya dari sini

Sekarang, coba saya tes, “cerita lucu doong…” hehehe

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s