Jualan Kok Maksa? Nyebelin Tau!!

Kayanya tiap saya berencana ngirit pulsa, ada aja halangannya. Dua hari yang lalu saya kena musibah, yang mungkin sudah menimpa ratusan pelanggan lain. Saat cek pulsa, ternyata ada sekitar 9 ribu rupiah yang raib entah kemana dalam sehari. Yah mungkin jumlah yang terlalu besar, tapi tetep aja cukup besar bagi ukuran kantong saya, meskipun saya pelahap pulsa. Setelah diingat-ingat, saya yakin kok tidak-ada aktivitas yang menghabiskan pulsa sampai 9 ribu, sms juga cuma beberapa kali (tidak sampai 10), dicek call record juga tidak ada panggilan keluar.

Usut punya usut akhirnya saya tahu penyebabnya, Ring Back Tone, Nada Sambung Pribadi atau apapun lah itu sebutannya. NSP menyebalkan yang sudah menghuni bulanan HP saya. sedikit (atau kalau banyak maafin ajah) tentang perjalanan NSP saya..
Awal dipasang karena dikasi gratisan oleh provider, saya tidak berpikir panjang, dari sekian lagu saya pilih Permintaan Hati-nya Letto, karena saya pikir “yah lucu-lucuan ajah, lagian ngga ada orang yang nelpon gw kok, kalopun ada juga cewek”. NSP itu akan menghuni selama beberapa hari, sampai akhir bulan, dan saya pikir lagu yang terdengar adalah dari intro nya “Terbuai aku hilang..bla..bla..” tapi ternyata langsung ke “Dengarkanlah permintaan hati..”

Tadinya saya pikir biasa saja punya NSP, tapi beberapa hari kemudian perang tarif semakin menggila dan ada tarif flat di subuh hari. Jadilah seorang teman suka menelpon beberapa menit sebelum jam 6 untuk koordinasi kecil-kecilan karena untuk bertemu agak susah karena kami sama-sama sibuk, atau kalaupun bisa harus cari pengusir setan (baca: orang ke3) karena kami cuma berdua saja, OLpun sering ngga nyambung. Teman ikhwan saya yang soleh itupun mengomentari NSP saya, malu banget, tapi untungnya dia paham kalau itu barang gratisan. Mestinya NSP itu hilang di awal bulan.

Tapi ternyata, si NSP diperpanjang lagi dan terus diperpanjang, apalagi pulsa saya tidak pernah habis sama sekali. Menyebalkan kan? kadang saya tidak tahu kalau NSP itu masih bercokol, “udah diapus” itu yang saya pikir. Tapi ternyata tidak, dan saya tidak tahu cara men-stop-nya, nanya teman juga tidak ada yang tahu, dan saya juga malas nanya ke CS (ga tau kenapa) Akhirnya saya tanya ke teman ikhwan yang soleh itu, dia beri tahu cara yang dia lakukan untuk NSP milik dia dan berhasil. Tapi ternyata tidak untuk saya.

Yah, begitulah..selama berbulan-bulan saya merasa malu sekali kalau ada ikhwan yang nelpon, karena mereka pasti mendengar NSP saya yang “ga gw banget” itu. Kalau akhwat biasanya langsung ngomong “permintaan hati Di?” Abang ipar saja pernah komentar “pem, kok NSPnya lagu anak-anak jaman sekarang?”, saya jawab asal “ya iyalah, kalo masa depan kan kita ga tau lagunya apaan” (tapi saya juga jelasin kalo itu pemberian kok)

Apesnya adalah bulan ini “NSP anda telah diperpanjang” kira-kira begitulah sms yang saya terima, dalem ati “siapa yang mau sih? kok ga di stop juga?” eh..ternyata diperpanjangnya bukan tanpa pamrih, tapi memotong pulsa 9 ribu! aduh maaak..menyebalkan sekali, masang NSP kok seenaknya begitu, yah mungkin salah saya juga dari awal karena tidak bertanya ke sumber yang benar bagaimana cara men-stop-nya. Hhh..bingung kadang sama orang-orang itu, jualan kok maksa, maksa ke orang kecil macam saya begini lagi..

(saya pernah baca posting bernada sama di blog orang lain, jadi para penjahat NSP itu melakukannya di mana-mana ya?” 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s