Sebuah Refleksi Di Hari Lahir

Hampir di setiap hari lahir saya merasa tidak enak hati, sebenarnya lebih karena bersalah, karena di hari lahir saya beberapa teman ada yang memberi ucapan selamat, kirim sms, berdoa, padahal hampir semua dari mereka saya tidak pernah ingat ultahnya. Anehnya tiap tahun selalu ada yang baru atau berganti, seperti tahun ini.

Berdasarkan perasaan bersalah tersebut, pernah suatu hari saya buka buku kenangan waktu SMA dulu dan mencari tahu tanggal lahir teman-teman saya dengan maksud agar jika suatu hari mereka berulang tahun saya ingat untuk memberi ucapan selamat seperti yang telah mereka lakukan. Tapi sayangnya buka buku kenangannya cuma sekali-kalinya dalam setahun jadi tetap saja banyak sekali hari lahir yang terlewat.

Suatu hari saya SMS seorang teman dekat saya dari SD, beberapa hari setelah hari lahirnya, saya bilang “maaf ya sering ngga inget ulang tahun lo” dan dia balas  “ngga apa-apa pe, sahabat baik bukan diukur dari inget atau nggaknya hari ulang tahun kan?”, jawaban yang membuat saya begitu tertonjok. Oh…sudahkah saya menjadi sahabat yang baik untuk orang lain? sudahkah saya menjadi sahabat baik untuknya? Dan hari ini pertanyaan itu kembali muncul, sudahkah saya menjadi sahabat atau teman untuk orang lain atau lebih sempit lagi, untuk semua yang memberi ucapan selamat dan berdoa untuk saya hari ini?

Terima kasih untuk semua temanku..love u all….semoga kita bertemu di tempat kembali yang baik nan kekal kelak…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s