Sabtu kemarin: kondom, pohon, IT, volunteer, dan macet

Sabtu kemarin, banyak banget acara di UI, juga di tempat lain, salah satunya sebabnya adalah karena bertepatan dengan Hari AIDS se-dunia. Aku sampe bingung mau ikut acara yang mana, saking bingungnya malah sempet berpikir diem aja dirumah, ngga usah pergi sekalian, pikiran yang bodoh memang.

Di FIK ada D-care alias Desember care, acaranya seminar, kampanye simpatik, dll intinya sih wujud kepedulian mahasiswa keperawatan dengan AIDS dan salah satu upaya kita untuk mencegahnya. Mestinya aku dateng kesini karena aku kan anggota BPM jadi mesti mengawasi.

Berhubungan dengan hari AIDS, pemerintah (BKKBN dan komisi penanggulangan AIDS)mengadakan pembagian kondom gratis di jalan-jalan protokol di jakarta dan kota lainnya. Tujuannya untuk mengurangi penyebaran AIDS dengan menyebarluaskan pemakaian kondom di masyarakat. Banyak pihak yang menentang kebijakan ini, salah satunya adalah kalangan mahasiswa. Karena sebenernya kondom tidak bisa mencegah AIDS karena ukuran virus HIV jauh lebih kecl dari pori-pori kondom dan pembagian kondom secara tidak langsung merupakan bentuk pelegalan terhadap seks bebas. Bertepatan dengan hari itu, mahasiswa turun ke jalan untuk menentang kondomisasi tersebut. Sayangnya, sorenya waktu aku nonton berita, pihak yang kontra dengan kondomisasi ini ngga bisa kasih jawaban yang bagus waktu diwawancara sama wartawan, si anak sma dan mas-mas mahasiswa ngasi jawaban yang muter-muter, ngga jelas, ngga “nonjok” lah pokoknya. Sangat kurang meyakinkan dibandingkan dengan jawaban ibu-ibu pembagi kondom waktu ditanya sama wartawan yang sama. Aku yang cuma penonton sampe teriak “woi! ngga ada mahasiswa yang lebih pinter buat diwawancara apa?!” Kadang sesuatu yang baik dan benar kalau cara penyampaiannya kurang baik jadi tidak memberi dampak apa-apa.

Hari itu juga banyak acara penanaman pohon di beberapa tempat, emangnya ada hari apa sih?, kalo di UI sendiri penanaman 1500 pohon, kerjasama dengan Departemen Kehutanan. Ya emang mestinya kita semua aware dengan bumi kita yang semakin renta ini, sebenernya caranya banyak, salah satunya menanam pohon. Karena adanya pemanasan global yang salah satunya disebabkan banyaknya gas pembuangan. Masalahnya negara-negara maju yang disuruh pada mengurangi asap pada ngga mau dan berdalih “hei, kita kan negara industri, kalo kita disuruh mengurangi asap kita dapet duit dari mana, mendingan suruh tuh negara berkembang pada nanem pohon banyak-banyak!” sedangkan negara berkembang hanya bisa pasrah karena sebagian besar negara kepulauan dan berisiko tenggelam duluan adalah negara berkembang jadi kalo kita ngga berusaha mengurangi pemanasan global ini, kita duluan yang menghilang dari permukaan bumi.

Di Fasilkom ada acara workshop IT buat muslimah, diajarin cara bikin web gratis yang cantik. Aku pengen banget ikut acara ini tapi akhirnya aku memutuskan untuk ikutan….School of Volunteer (SoV). Acara training yang diadain BEM UI untuk orang-orang yang berjiwa sosial tinggi, niat jadi relawan dan ingin tahu ilmunya. Acaranya 2 hari, seru, asik, dan akan kuceritain di postingan lain (kalo sempet).

Akibat dari banyak acara itu (kayanya sebenernya masih ada acara lain) membuat pintu UI macet di sabtu pagi. Yah biasalah, berhubung banyak yang pengen masuk kampus pagi tiu dengan berbagai kepentingan yang penting kan tujuannya baik toh?

Bagaimana dengan bapak-bapak ibu-ibu, ngapain aja sabtu kemarin?

PS: ada yang bisa ngajarin bikin web gratis ngga?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s