Aku Termasuk Ikan Atau Sandal Jepit, Catatan I’tikaf 3

Karena banyaknya orang yang ikut i’tikaf di Attin, kita jadi bisa nemu orang bergelimpangan dimana-mana. Dari lantai dasar sampe lantai 3. Tapi parahnya, banyak cewek-cewek (tadinya kutulis akhwat-akhwat tapi kuputuskan pake kata cewek aja) yang dengan cueknya tidur di lantai dasar (bahkan bisa dibilang selasar) padahal ratusan ikhwan seliweran di situ. Biasanya yang tidur di bawah ibu-ibu sama keluarganya, tapi ngga jarang cewek yang belum punya anak juga tidur di bawah, barengan suaminya.

Kalo aku pribadi sangat tidak sepakat dengan yang model begini. Biar dikata melelahkan mending pilih lantai 3 biar lebih save.

Waktu itu aku mendiskusikan situasi ini dengan seorang akhwat kakak kelas. Dia bilang “iya kan ada ustadzah yang pernah bilang, perekrutan dari tahun 1999 sampai sekarang tuh kaya menjaring ikan dengan pukat harimau, yang ketangkep bisa macem-macem, ada ikan teri sampe ikan paus, tapi juga ada sendal jepit, sepatu boot dan sampah-sampah yang ikut ketangkep”

Sekarang aku jadi berpikir, kira-kira aku masuk yang mana? ikan atau sendal jepitkah?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s