Jarinya Ketua BEM F* Lentik Banget Ya?

Suatu sore di sebuah forum ketua lembaga legislatif, eksekutif, BO, dan UKM di UI. Tiba-tiba anggota BPMku yang waktu itu sengaja kuajak menulis komentar di kertas catatanku, “ka, jarinya ketua BEM F* lentik banget ya?” aku yang bacapun langsung tertawa, padahal saat itu forum itu sedang membahas masalah yang cukup pelik. Huaah..gak penting banget sih?, tapi kubalas juga –dengan tulisan pula– “iya, gak pernah hidup susah”.

Fakta yang bisa diambil..

1. Betapa hebatnya perempuan, disaat orang serius, mikir, kita masih aja bisa mengalihkan perhatian ke hal-hal yang remeh-temeh.

2. Biar katanya dipakein seragam, yang namanya orang yang gak pernah hidup susah (baca: tajir) bakalan tetep bisa diidentifikasi meskipun diantara kerumunan orang-orang yang biasa merasakan kerasnya hidup (baca: miskin atau prasejahtera). Ya iyalah..lha wong mungkin mereka gak pernah ngerasain yang namanya naik bis, angkot, ojek, getek atau bahkan menyeberang jalan sekalipun.

3. Yang gak pernah hidup susah atau biasa merasakan kerasnya hidup punya kesempatan yang sama kalau mereka sama-sama ada di forum itu (kayanya ga nyambung sama cerita diatas..)

4. Jariku, jari anggota BPMku atau bahkan jari sebagian besar anak FIK masih kalah lentik dibanding jarinya ketua BEM F* tersebut! (nyambung, tapi ga penting)

PS: maaf kalau ga penting, gara-gara desperate nih udah ngetik panjang2 ilang, jadi posting yang lain deh.. 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s